Transaksi E-commerce Indonesia Diproyeksi Capai Rp1.335 Triliun di 2026
Selasa, 21 Maret 2023 - 22:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kapolri Bentuk Satgas untuk Berangus Penipuan Online dan Aplikasi Palsu
Terkait dengan proyeksi ini, 2C2P terus memperkuat komitmen guna melindungi merchant dan juga konsumen. "Seiring dengan pertumbuhan e-commerce dan metode pembayaran yang beragam, kami pun terus menyempurnakan langkah-langkah pencegahan dan mengimplementasikan pembaruan secara berkala untuk memitigasi ancaman terbaru guna melindungi merchant dan konsumen," tegas Adi.
2C2P, imbuh dia, juga berada di posisi yang tepat untuk memperluas lanskap pembayaran digital Indonesia sekaligus mendukung bisnis-bisnis papan atas yang berencana memperluas pasar secara global dan membantu perusahaan tersebut menyediakan solusi pembayaran yang lebih cepat dari sebelumnya.
Sementara, CEO MRC Julie Fergerson dalam keterangan tertulisnya terkait laporan IDC tersebut mengatakan, seiring perkembangan pesat transaksi online di Indonesia, bisnis perlu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan perilaku konsumen, termasuk mengadopsi metode pembayaran yang baru. Penambahan metode pembayaran populer diproyeksi dapat mendongkrak penjualan rata-rata sebesar 10%.
Selain itu, bisnis online juga perlu memitigasi tren penipuan terbaru yang muncul demi memproteksi diri dan pelanggannya. Terkait dengan itu, bergabung dalam wadah komunitas yang memiliki kepentingan serupa, yakni mencegah transaksi penipuan online seperti MRC, sangat disarankan.
Terkait dengan proyeksi ini, 2C2P terus memperkuat komitmen guna melindungi merchant dan juga konsumen. "Seiring dengan pertumbuhan e-commerce dan metode pembayaran yang beragam, kami pun terus menyempurnakan langkah-langkah pencegahan dan mengimplementasikan pembaruan secara berkala untuk memitigasi ancaman terbaru guna melindungi merchant dan konsumen," tegas Adi.
2C2P, imbuh dia, juga berada di posisi yang tepat untuk memperluas lanskap pembayaran digital Indonesia sekaligus mendukung bisnis-bisnis papan atas yang berencana memperluas pasar secara global dan membantu perusahaan tersebut menyediakan solusi pembayaran yang lebih cepat dari sebelumnya.
Sementara, CEO MRC Julie Fergerson dalam keterangan tertulisnya terkait laporan IDC tersebut mengatakan, seiring perkembangan pesat transaksi online di Indonesia, bisnis perlu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan perilaku konsumen, termasuk mengadopsi metode pembayaran yang baru. Penambahan metode pembayaran populer diproyeksi dapat mendongkrak penjualan rata-rata sebesar 10%.
Selain itu, bisnis online juga perlu memitigasi tren penipuan terbaru yang muncul demi memproteksi diri dan pelanggannya. Terkait dengan itu, bergabung dalam wadah komunitas yang memiliki kepentingan serupa, yakni mencegah transaksi penipuan online seperti MRC, sangat disarankan.
(fai)
Lihat Juga :