Kebocoran Gas Hidrogen Jadi Sebab Utama Ledakan Kilang Dumai, Ini Dampaknya

Selasa, 04 April 2023 - 19:35 WIB
loading...
Kebocoran Gas Hidrogen...
Pertamina akhirnya mengungkapkan, penyebab utama ledakan Kilang Dumai Riau beserta kronologis serta efek kerusakan yang ditimbulkannya. Foto/Dok Pertamina
A A A
JAKARTA - Kebakaran dan ledakan Kilang Dumai Riau , milik PT Pertamina (Persero) menimbulkan kerusakan infrastruktur yang masih tergolong ringan. Tidak saja membuat sembilan orang luka-luka, ratusan rumah warga juga rusak akibat ledakan Kilang Dumai .

Baca Juga: Dirut Pertamina Beberkan Penyebab Kebakaran Kilang Minyak, Nomor 4 Bikin Ngenes

Sejumlah fasilitas umum dan pendidikan pun ikut terdampak akibat insiden tersebut. Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Taufik Aditiyawarman menyebut, ada sembilan orang yang mengalami luka ringan, namun sudah dirawat dan kembali beraktivitas. Mereka adalah para pekerja di Kilang Dumai.

Baca Juga: 5 Kilang BBM Terbesar di Indonesia, Jadi Tulang Punggung Energi Nasional

Di sisi kerusakan, ada 418 unit rumah warga yang rusak. Lalu, empat unit bangunan masjid, dan tiga unit fasilitas umum terdiri dari bangunan SD dan SMP.

"Jadi dampak (kebakaran) pada 3 April 2023 dari korban personal ada 9 orang, luka gores akibat serpihan kaca, seluruhnya telah pulang, dan saat ini telah bekerja kembali, itu semua adalah pekerja di RU II Dumai. Kemudian fasilitas umum, fasilitas sosial, ada masjid empat unit, dan SD-SMP ada unit-unit," ungkap Taufik saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (4/4/2023).

Untuk penanganan, Taufik memastikan pihaknya fokus pada perbaikan pemulihan rumah warga dan fasilitas umum tersebut. "Perbaikan untuk fasum (fasilitas umum) kami prioritaskan dan sudah dimulai sejak kemarin, tanggal 3 April 2023," ucapnya.

Pertamina mencatat kebocoran gas hidrogen menjadi sebab utama ledakan Kilang Dumai pada Sabtu malam (1/4/2023), tepatnya pukul 22.42 WIB.

Taufik mengatakan, kebocoran terjadi pada gas hidrogen pipa 6 inci untuk compressor 212-C-2. Di mana, letak kebocoran terjadi di line 2nd stage discharge compressor.

"Kronologis kenapa terjadi fire atau flash di pipa 6 inci make up gas compressor di Kilang Dumai. Jadi pada jam 22.42 terjadi kebocoran gas hidrogen pada pipa 6 inci di compressor 212-C-2, kemudian letak bocorannya pada line 2nd stage discharge compressor-nya," ujarnya.

Akibat kebocoran gas hidrogen, lanjut Taufik, pipa mengeluarkan semburan api dan menyebabkan ledakan yang keras. Dia mengaku, ledakan tersebut dengan radius satu kilometer (Km) sehingga berdampak pada warga sekitar.

"Kebocoran tersebut diikuti flash serta menyebabkan getaran dan dentuman keras, data terakhir itu dirasakan sampai radius satu kilometer yang terdampak di perumahan warga," kata dia.

Pada saat ledakan terjadi, Emergency Shut Down System (ESDS) mulai berfungsi sehingga petugas dua unit Hydrocracker (HCU) di Kilang Dumai dimatikan (shut down).Di saat bersamaan, petugas Pertamina di lapangan melakukan pemadaman dan pendinginan. Tercatat, pada pukul 22.51 api berhasil dipadamkan petugas.

"Kemudian dilakukan pemadaman dan pendinginan. Dan Alhamdulillah rekan-rekan lapangan koordinasi berjalan baik. Sehingga, 22.51 api berhasil padam dan evaluasi lanjut jam 23.30 itu kondisi dinyatakan aman," tutur Taufik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved