Viral Pencurian QRIS Kotak Amal Masjid, BI Minta Masyarakat Jangan Kapok
Selasa, 11 April 2023 - 20:01 WIB
loading...
Viral seorang pria mencuri kotak amal di salah satu masjid di bilangan Jakarta Selatan melalui penggantian QRIS code. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat tidak kapok menggunakan QRIS untuk bertransaski setelah kejadian viral pencurian pada kotak amal masjid di bilangan Jakarta Selatan. BI berharap kepercayaan masyarakat tidak menurun dan tetap menggunakan QRIS.
"Ini merupakan kasus kejahatan penyalahgunaan QRIS. Namun kami pastikan bahwa sebagai platform pembayaran QRIS tetaplah aman," jelasnya saat konferensi pers, di Jakarta, Selasa (11/04/2023).
Baca Juga: Polisi Selidiki Aksi Pria Ganti QRIS Kotak Amal Masjid di Blok M Jaksel
Dia melanjutkan bahwa BI sangat menyayangkan adanya penyalahgunaan QRIS di tempat ibadah yang dilakukan oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab. Adapun demikian, atas penyalahgunaan tersebut, BI telah berkoordinasi dengan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) agar QRIS yang disalahgunakan tidak dapat lagi menerima pembayaran agar tidak merugikan masyarakat dan pengelola rumah ibadah.
"Jadi setelah kejadian itu kami langsung memblokir akunnya, dan segera melakukan komunikasi dengan PJB. Kami juga sangat mengapresiasi karena kasus ini ditangani dengan baik," jelasnya.
"Ini merupakan kasus kejahatan penyalahgunaan QRIS. Namun kami pastikan bahwa sebagai platform pembayaran QRIS tetaplah aman," jelasnya saat konferensi pers, di Jakarta, Selasa (11/04/2023).
Baca Juga: Polisi Selidiki Aksi Pria Ganti QRIS Kotak Amal Masjid di Blok M Jaksel
Dia melanjutkan bahwa BI sangat menyayangkan adanya penyalahgunaan QRIS di tempat ibadah yang dilakukan oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab. Adapun demikian, atas penyalahgunaan tersebut, BI telah berkoordinasi dengan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) agar QRIS yang disalahgunakan tidak dapat lagi menerima pembayaran agar tidak merugikan masyarakat dan pengelola rumah ibadah.
"Jadi setelah kejadian itu kami langsung memblokir akunnya, dan segera melakukan komunikasi dengan PJB. Kami juga sangat mengapresiasi karena kasus ini ditangani dengan baik," jelasnya.
Lihat Juga :