Tingkatkan Daya Saing, BPR-BPRS Siap Masuki Era Digital
Selasa, 11 April 2023 - 22:03 WIB
loading...
Perbarindo dalam acara Seminar Nasional bertajuk Memperkuat Kompetensi Digital untuk SDM BPR/BPRS: Keterampilan dan Kemampuan untuk Masa Depan yang digelar di Jakarta, Selasa (11/4/2023). FOTO/M. Faizal
A
A
A
JAKARTA - Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) siap menerapkan digitalisasi demi memperkuat daya saing industri. Namun, diakui bahwa ada sejumlah tantangan mendasar untuk menerapkan hal tersebut.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Tedy Alamsyah di acara Seminar Nasional bertajuk "Memperkuat Kompetensi Digital untuk SDM BPR/BPRS: Keterampilan dan Kemampuan untuk Masa Depan" yang digelar di Jakarta, Selasa (11/4/2023).
"Ada sejumlah tantangan mendasar yang dihadapi oleh industri BPR-BPRS tatkala berkeinginan menerapkan digitalisasi, dimulai dari pola pikir, hingga keterbatasan keterbatasan modal, infrastruktur dan SDM yang belum memadai," ungkapnya.
Baca Juga: Perbarindo Ajak Industri BPR-BPRS Optimalkan Momentum UU PPSK
Tedy mengatakan, upaya mengubah pola pikir transformasi digital ini antara lain dilakukan dengan menggelar seminar yang diikuti para praktisi di industri ini. Forum seperti ini, tegas dia, sangat penting dan strategis guna mengubah pola pikir, sekaligus meningkatkan kapabilitas serta kompetensi SDM BPR-BPRS.
Transformasi digital, ujar dia, tak bisa dihindari terkait perubahan preferensi nasabah terhadap layanan perbankan ke depan yang lebih mengutamakan kecepatan, kemudahan, keamanan dan dapat bertransaksi tanpa dibatasi ruang serta waktu. Hal itu, kata dia, bisa diwujudkan BPR-BPRS melalui digitalisasi.
"Perbarindo berupaya mencari solusi yang efektif, efisien, dan aman dalam penyediaan teknologi bagi BPR–BPRS, salah satu upayanya yaitu menjalin sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Tentunya dengan model bisnis yang saling melengkapi, menguntungkan dan mendorong tumbuh bersama. Sehingga dampak akhirnya, masyarakat yang dilayani lebih mudah, cepat, dan aman," paparnya.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Tedy Alamsyah di acara Seminar Nasional bertajuk "Memperkuat Kompetensi Digital untuk SDM BPR/BPRS: Keterampilan dan Kemampuan untuk Masa Depan" yang digelar di Jakarta, Selasa (11/4/2023).
"Ada sejumlah tantangan mendasar yang dihadapi oleh industri BPR-BPRS tatkala berkeinginan menerapkan digitalisasi, dimulai dari pola pikir, hingga keterbatasan keterbatasan modal, infrastruktur dan SDM yang belum memadai," ungkapnya.
Baca Juga: Perbarindo Ajak Industri BPR-BPRS Optimalkan Momentum UU PPSK
Tedy mengatakan, upaya mengubah pola pikir transformasi digital ini antara lain dilakukan dengan menggelar seminar yang diikuti para praktisi di industri ini. Forum seperti ini, tegas dia, sangat penting dan strategis guna mengubah pola pikir, sekaligus meningkatkan kapabilitas serta kompetensi SDM BPR-BPRS.
Transformasi digital, ujar dia, tak bisa dihindari terkait perubahan preferensi nasabah terhadap layanan perbankan ke depan yang lebih mengutamakan kecepatan, kemudahan, keamanan dan dapat bertransaksi tanpa dibatasi ruang serta waktu. Hal itu, kata dia, bisa diwujudkan BPR-BPRS melalui digitalisasi.
"Perbarindo berupaya mencari solusi yang efektif, efisien, dan aman dalam penyediaan teknologi bagi BPR–BPRS, salah satu upayanya yaitu menjalin sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Tentunya dengan model bisnis yang saling melengkapi, menguntungkan dan mendorong tumbuh bersama. Sehingga dampak akhirnya, masyarakat yang dilayani lebih mudah, cepat, dan aman," paparnya.
Lihat Juga :