BPRS Attaqwa Gandeng Ethis Perkuat Perluasan Pasar dan Banking 4.0

Selasa, 27 September 2022 - 12:56 WIB
loading...
BPRS Attaqwa Gandeng...
BPRS Attaqwa menjalin kerja sama chanelling pembiayaan dengan PT Ethis Fintek Indonesia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat nomor S-86/KR.011/2022 menyetujui kerja sama pembiayaan channeling antara Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Attaqwa Kantor Pusat Tangerang-Banten dengan PT Ethis Fintek Indonesia (Ethis). Melalui kerja sama ini, selain memperluas pasar,BPRS Attaqwa juga mendorong pengembangan teknologi informasi pada revolusi digital dan banking 4.0.
BPRS Attaqwa Gandeng Ethis Perkuat Perluasan Pasar dan Banking 4.0

Baca Juga: Digitalisasi Bakal Perkuat Layanan BPR-BPRS

Pengembangan teknologi informasi dan banking 4.0 yang mengedepankan teknologi tersebut diyakini akan semakin memudahkan calon nasabah pembiayaan dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 77 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, POJK No 25/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah, Fatwa DSN Nomor 117/DSN-MUI/II/2018 perihal Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah dan mempertimbangkan.

"Hal ini bagian dari kolaborasi antara BPRS dengan fintech," ungkap Direktur Utama BPRS Attaqwa Indriyani dalam keterangannya, Selasa (27/9/2022).

Terkait kinerja, Indriyani menjabarkan bahwa sejak tahun 1994-2022, BPRS Attaqwa tumbuh baik dalam pengawasan BI maupun OJK. Dalam kondisi pascapandemi Covid-19, berdasarkan data akhir Juni 2022 dalam laporan publikasi laman resmi OJK, BPRS Attaqwa tercatat mengalami pertumbuhan aset yoy posisi Juni 2022 Rp69 miliar, atau tumbuh 30,33% dari posisi tahun sebelumnya yang sebesar Rp52,9miliar.

Baca Juga: Elon Musk, Orang Terkaya yang Paling Pelit Sedunia

Tak hanya itu, outstanding pembiayaan pun mencapai Rp51,4 miliar atau tumbuh 39,44% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp36,9miliar. Sementara, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp61 miliar, atau tumbuh 32,68% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp45,9miliar. Sedangkan non-performing financing (NPF) berhasil ditekan di bawah 5%.

"Dalam kondisi penuh persaingan saat ini, Attaqwa harus terus mencari strategi supaya maju bisnisnya. Ini juga yang mendasari kami mengambil peluang kerja sama dengan fintech syariah," tutup Indriyani.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Laporan AMS 2025–2026...
Laporan AMS 2025–2026 AFTECH Petakan Lima Transisi Fintech Indonesia
AFTECH di IDBS 2026:...
AFTECH di IDBS 2026: Peran Fintech Makin Krusial Sokong Ekonomi Riil
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Rekomendasi
Asila Maisa Curhat Masih...
Asila Maisa Curhat Masih Dihujat Jadi Selingkuhan Rizky Billar
Foto Maternity Meyden...
Foto Maternity Meyden Viral, Netizen Kira Jennie BLACKPINK
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
Berita Terkini
IHSG Melompat di Sesi...
IHSG Melompat di Sesi Siang, Sentuh Level 6.228 dengan Transaksi Rp8,2 Triliun
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved