Kemendag Bongkar Jaringan Oli Palsu dengan Kemasan Sempurna

Senin, 17 April 2023 - 18:36 WIB
loading...
Kemendag Bongkar Jaringan...
Kemendag ungkap ciri-ciri pelumas palsu yang hampir tiga tahun beredar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan bersama Kejaksaan Agung, Kepolisian Republik Indonesia, dan Kementerian ESDM menguak hasil temuan Porli terkait produk pelumas palsu di Gang Ambon Blok C Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten.

Baca juga: Pabrik Oli Palsu Beromzet Miliaran Rupiah di Tangerang Digerebek

Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kemendag Khakim Kudiarto mengatakan, pelumas palsu itu diramu oleh oknum nakal yang ingin mencari keuntungan sepihak. Mengejutkannya, pelumas palsu ini telah beredar di seluruh wilayah Indonesia selama tiga tahun.

"Sudah masuk di pasaran, dari informasi pertama yang didapat sudah hampir 3 tahun. Diduga di seluruh Indonesia," ujar Khakim saat ditemui di lokasi, Senin (17/4/2023).

Lebih jelas dia menerangkan, produk pelumas palsu tersebut secara tampilan hampir sempurna dan serupa dengan produk aslinya. Sehingga secara kasat mata konsumen sulit membedakan.

"Kalau dilihat hampir sempurnalah. Karena mereka memproduksi bahan baku sampai packaging," terang Khakim.

Kemudian dari segi harganya, Khakim menyebut, harga pelumas atau oli palsu itu dibanderol 1/3 lebih murah dibandingkan harga produk asli.

"Informasi awal hampir 1/3 lebih murah. Jadi ke distributornya 1/3. Mungkin masuk ke konsumen sama," ungkapnya.

"Kita minta kepada pelaku usaha untuk memberi kemudahaan kepada konsumen untuk mengetahui ciri-ciri produk asli yang mereka produksi," sambung Khakim.

Imbas kepada konsumen dari pemakaian pelumas atau oli palsu ini, dia bilang, kendaraan lambat laun bisa rusak. Konsumen pun tidak bisa mengecek langsung karena pengecekan asli atau tidaknya hanya dapat dilakukan di laboratorium.

"Susah dilihat ciri-cirinya. Pastinya pengujian lab akan membuktikan produk tersebut secara kualitas memenuhi apa enggak. Kita masih dalam pengujian," kata Kharim.

Guna menindaklanjuti hasil temuan itu, dia mengaku sudah memanggil pemegang merek yang dipalsukan, hal ini untuk lebih bisa memastikan.

Baca juga: 25 Murid SD Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru Honorer di Bengkulu

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menerangkan, hasil temuan ini masih perlu dilakukan pemeriksaan tes di lab. Jika konsumen menemukan ada yang janggal, contohnya dari segi harga bisa murah, patut dicurigai.

"Kepada masyarakat, jika menemukan kejanggalan pada oli seperti ini, dilaporkan saja nanti kita tindaklanjuti," imbuh Tutuka.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
KPK Kantongi Informasi...
KPK Kantongi Informasi Ada Oknum Klaim Bisa Kondisikan Kasus Bea Cukai
JETRO Jakarta dan Kementerian...
JETRO Jakarta dan Kementerian Perdagangan RI Gelar Business Matching Perusahaan Jepang–Indonesia
Rekomendasi
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved