Investasi Menarik Jelang Lebaran, Reksa Dana Syariah Bisa Jadi Pilihan
Rabu, 19 April 2023 - 11:58 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Edukasi MotionTrade: Pahami 3 Perbedaan Reksa Dana Konvensional dan Syariah
Dengan memanfaatkan tren kenaikan harga di pasar obligasi dalam negeri, DIM melihat investasi pada Reksadana Pasar Uang khususnya Reksadana Pasar Uang Syariah masih cukup menarik dan kompetitif dibandingkan dengan melakukan penempatan langsung pada deposito syariah.
Kinerja Reksa Dana Syariah hingga Maret 2023?
Berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terdapat peningkatan Reksa Dana Syariah pada akhir Maret 2023 sebesar 5,02% atau naik menjadi Rp42,65 triliun dari sebelumnya sebesar Rp40,61 triliun pada akhir 2022.
OJK juga mencatat bahwa sukuk korporasi meningkat 1,25% ytd menjadi Rp43,03 triliun dari sebelumnya sebesar Rp43,03 triliun pada akhir 2022. Selanjutnya sukuk negara meningkat 2,24% ytd menjadi Rp1.374,48 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1.344,35 triliun pada akhir 2022.
Terakhir kapitalisasi pasar modal Syariah Indonesia mencapai sebesar Rp4.760,83 triliun hingga 31 Maret 2023. Pencapaian ini menurun 0,53% year to date (ytd) dari sebelumnya sebesar Rp4.786,02 triliun pada akhir 2022. Selain itu Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) berada di angka 211,26 per 31 Maret 2023, atau menurun 2,97% ytd dari sebelumnya di angka 217,73 pada akhir 2022.
Dengan memanfaatkan tren kenaikan harga di pasar obligasi dalam negeri, DIM melihat investasi pada Reksadana Pasar Uang khususnya Reksadana Pasar Uang Syariah masih cukup menarik dan kompetitif dibandingkan dengan melakukan penempatan langsung pada deposito syariah.
Kinerja Reksa Dana Syariah hingga Maret 2023?
Berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terdapat peningkatan Reksa Dana Syariah pada akhir Maret 2023 sebesar 5,02% atau naik menjadi Rp42,65 triliun dari sebelumnya sebesar Rp40,61 triliun pada akhir 2022.
OJK juga mencatat bahwa sukuk korporasi meningkat 1,25% ytd menjadi Rp43,03 triliun dari sebelumnya sebesar Rp43,03 triliun pada akhir 2022. Selanjutnya sukuk negara meningkat 2,24% ytd menjadi Rp1.374,48 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1.344,35 triliun pada akhir 2022.
Terakhir kapitalisasi pasar modal Syariah Indonesia mencapai sebesar Rp4.760,83 triliun hingga 31 Maret 2023. Pencapaian ini menurun 0,53% year to date (ytd) dari sebelumnya sebesar Rp4.786,02 triliun pada akhir 2022. Selain itu Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) berada di angka 211,26 per 31 Maret 2023, atau menurun 2,97% ytd dari sebelumnya di angka 217,73 pada akhir 2022.
Lihat Juga :