TSM Technologies Produksi Alat Deteksi Dini Kanker Payudara

Jum'at, 21 April 2023 - 12:53 WIB
loading...
TSM Technologies Produksi...
Bexa, alat deteksi dini kanker payudara yang diproduksi TSM Technologies saat dipamerkan di pameran Hannover Messe (HM) 2023 yang digelar di Hannover Fairgrounds, Jerman.
A A A
JAKARTA - TSM Technologies, perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia, mendesain dan memproduksi Bexa, suatu perangkat deteksi dini kanker payudara . Ini adalah pertama kalinya suatu perangkat medis elektronik didesain dan diproduksi di Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/4/2023), kanker payudara adalah kanker paling umum yang dialami oleh perempuan di seluruh dunia, dengan jumlah sebanyak sekitar 2,3 juta kasus yang terdiagnosis setiap tahunnya. Deteksi dini sangat krusial untuk mempercepat proses pengobatan dan pemulihan.

Meskipun demikian, masih banyak perempuan di negara berkembang yang tidak mempunyai akses ke fasilitas pemeriksaan yang memadai. Bexa adalah perangkat yang bersifat non-invasif, non-radiasi, sangat akurat, berbiaya rendah, dan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu mengatasi permasalahan ini.

(Baca juga:Bra Kawat Picu Kanker Payudara, Benarkah?)

Perangkat ini mudah digunakan dan dapat dioperasikan oleh tenaga kesehatan profesional dengan pelatihan minimal. Teknologi inovatif Bexa memanfaatkan kecerdasan buatan dalam mendeteksi perubahan halus pada jaringan payudara, sehingga mampu memberikan hasil diagnosis lebih dini serta lebih akurat.

Dalam pameran Hannover Messe (HM) 2023 yang digelar di Hannover Fairgrounds, Jerman, Presiden Joko Widodo menyebutkan, tema Making Indonesia 4.0 sangat relevan bagi Indonesia yang sedang melakukan transformasi ekonomi melalui inovasi dan teknologi.

“Saat ini Indonesia menjalankan dua strategi besar, yaitu hilirisasi industri serta ekonomi hijau,” tutur Presiden Joko Widodo.

(Baca juga:Cara Sederhana untuk Cegah Kanker Payudara)

Dalam perhelatan teknologi industri tingkat internasional tersebut, TSM Technologies dengan bangga memperkenalkan salah satu produk andalannya, Bexa. “Penerapan industri 4.0 pada sektor industri manufaktur terbukti dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi, yang pada akhirnya dapat mengakselerasi daya saing industri serta berujung pada mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier.

Founder dan CTO TSM Technologies, Sam Ali mengaku sangat bangga dapat merancang dan menjadi produsen Bexa yang dapat memberikan solusi yang terjangkau dan efektif untuk deteksi dini kanker payudara di Indonesia dan di seluruh dunia.

“Dengan merancang dan memproduksi alat ini secara lokal, kami tidak hanya berkontribusi pada perekonomian Indonesia, tetapi juga turut menjamin bahwa para perempuan dapat memperoleh akses ke fasilitas perawatan yang terbaik,” kata Sam Ali.

(Baca juga:Kenali Gejala Kanker Payudara Sejak Dini)

Bexa telah melalui pengujian serta uji klinis yang ekstensif, dan telah mendemonstrasikan tingkat akurasi yang tinggi. Alat ini memiliki sensitivitas 90%, sehingga dapat dengan sangat efektif mendeteksi gumpalan yang dapat menyebabkan kanker payudara pada stadium awal, sehingga mampu memberikan peluang yang terbaik bagi pasien untuk memperoleh pengobatan dan menjalani proses pemulihan secara sukses.

Dengan FDA Clearance, Bexa siap berkontribusi secara signifikan dalam memerangi kanker payudara dan meningkatkan kualitas perawatan kesehatan bagi para perempuan di seluruh dunia. “Kami percaya, Bexa memiliki potensi untuk merevolusi proses pendeteksian kanker payudara di Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya,” tutur Yovita Bellina, CEO TSM Technologies.

Menurut Yovita, sifatnya yang non-invasif dan tanpa radiasi menjadikannya pilihan yang sangat menarik bagi para perempuan yang masih menyimpan keraguan terhadap prosedur mamografi tradisional.

“TSM Technologies berkomitmen dalam meningkatkan kualitas perawatan kesehatan melalui inovasi dan teknologi, serta dengan antusiasme tinggi akan terus memproduksi dan memasarkan Bexa di Indonesia,” katanya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Life Gandeng Kalbe...
MNC Life Gandeng Kalbe Farma Gelar Seminar Kenali Kanker Payudara Sejak Dini
Hadirkan Smart Production,...
Hadirkan Smart Production, Pupuk Kaltim Unjuk Gigi di Hannover Messe 2023
Sukses Digelar, Hannover...
Sukses Digelar, Hannover Messe 2023 Berdampak Positif Bagi Investasi RI
Peruriverse Beri Pengunjung...
Peruriverse Beri Pengunjung Hannover Messe 2023 Pengalaman Menarik
BPSDMI Jajaki Rintisan...
BPSDMI Jajaki Rintisan Kerja Sama Global Penyediaan SDM Industri 4.0
Kemenperin Boyong 41...
Kemenperin Boyong 41 Perusahaan Unjuk Gigi di Hannover Messe 2023
Ini 3 Cara Penanganan...
Ini 3 Cara Penanganan Kanker Payudara Selain Kemoterapi
Target Turunkan Kematian...
Target Turunkan Kematian Kanker Payudara 2,5% Per Tahun, Kemenkes Gaspol Implementasi RAN Kanker
Kanker Payudara Tertinggi...
Kanker Payudara Tertinggi di Inggris dan RI, Ini Penjelasan Dokter
Rekomendasi
Netizen Jepang Tuding...
Netizen Jepang Tuding BTS Diperlakuan Khusus FIFA di Piala Dunia 2026
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved