Rencana Merger BSI dan BTN Syariah, Begini Tanggapan Wapres Maruf Amin
Kamis, 04 Mei 2023 - 19:08 WIB
loading...
Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin. Foto/MPI/Faisal Rahman
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau BSI dan unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN Syariah dikabarkan bakal segera melakukan merger.
Terkait hal ini, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menilai langkah tersebut cukup baik untuk memperkuat posisi industri keuangan syariah khsusnya dalam pembiayaan perumahan.
"Istilah syariah bukan saja di jasa keuangan tapi juga di properti, karena kemarin ini ada pengembang syariah," ujarnya di sela kunjungan kerja pengukuhan KDEKS di Bengkulu, Kamis (4/5/2023).
Menurut Wapres, saat ini wacana tersebut masih dalam pembahasan komprehensif antar kedua perusahaan sebelum benar-benar bergabung untuk menggarap market syariah khususnya di bidang properti.
"Saya kira itu masih dalam proses ya, artinya BTN masih tetap, memang ada pikiran untuk yang syariahnya itu disatukan di BSI tapi itu masih dalam pembicaraan. Saya kira kita tunggu saja," tutur Wapres.
Baca juga: Integrasi BSI dan BTN Syariah Rampung Tahun Ini, Erick Thohir Beberkan Manfaatnya
Wakil Ketua Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKS) itu juga meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi praktik-praktik sistem keuangan syariah yang saat ini sudah dijalankan oleh beberapa keuangan. Prinsip-prinsip syariah harus diterapkan pada aktivitas transaksi.
Terkait hal ini, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menilai langkah tersebut cukup baik untuk memperkuat posisi industri keuangan syariah khsusnya dalam pembiayaan perumahan.
"Istilah syariah bukan saja di jasa keuangan tapi juga di properti, karena kemarin ini ada pengembang syariah," ujarnya di sela kunjungan kerja pengukuhan KDEKS di Bengkulu, Kamis (4/5/2023).
Menurut Wapres, saat ini wacana tersebut masih dalam pembahasan komprehensif antar kedua perusahaan sebelum benar-benar bergabung untuk menggarap market syariah khususnya di bidang properti.
"Saya kira itu masih dalam proses ya, artinya BTN masih tetap, memang ada pikiran untuk yang syariahnya itu disatukan di BSI tapi itu masih dalam pembicaraan. Saya kira kita tunggu saja," tutur Wapres.
Baca juga: Integrasi BSI dan BTN Syariah Rampung Tahun Ini, Erick Thohir Beberkan Manfaatnya
Wakil Ketua Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKS) itu juga meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi praktik-praktik sistem keuangan syariah yang saat ini sudah dijalankan oleh beberapa keuangan. Prinsip-prinsip syariah harus diterapkan pada aktivitas transaksi.
Lihat Juga :