Rusia Ucapkan Selamat Tinggal pada KFC, Brand Lokal Ambil Alih 1.100 Restoran

Minggu, 07 Mei 2023 - 05:56 WIB
loading...
Rusia Ucapkan Selamat...
Empat belas bulan sejak perang Rusia Ukraina pecah pada Februari tahun lalu, eksodus brand makanan cepat saji dari Rusia terus berlanjut. KFC telah menyelesaikan prosesnya. Foto/Dok Reuters
A A A
MOSKOW - Empat belas bulan sejak perang Rusia Ukraina pecah pada Februari tahun lalu, eksodus brand makanan cepat saji dari Rusia terus berlanjut. KFC telah menyelesaikan proses keluarnya dari pasar Rusia , tetapi warga setempat masih bisa menikmati hidangan khas fast food.

Baca Juga: 700 Gerai KFC dalam 43 Tahun KFC Indonesia

Sebagai penggantinya dilaporkan oleh Reuters, muncul peritel lain serupa dengan nama Rostik's. Hal itu menunjukkan bahwa di mana pun Anda tinggal, sangat penting untuk mendapatkan ayam goreng.

Baca Juga: Terungkap, Perusahaan Barat yang Kabur dari Rusia Hanya 8,5 Persen

Siapakah Rostik, KFC Rusia?

Rostik's (terkadang disebut sebagai Rostic's) adalah rantai restoran yang didirikan pada tahun 1993 ketika Rusia beralih dari komunisme ke kapitalisme. Pada tahun 2005, KFC bermitra dengan Rostik untuk memulai ekspansinya ke Rusia pada tahun 2010, hingga KFC akhirnya menggunakan opsi untuk sepenuhnya membeli Rostik.

Sekarang, ketika KFC keluar dari pasar Rusia sebagai respons atas serangan Moskow ke Ukraina, perusahaan telah mengalihkan semua hak waralabanya ke bisnis lokal, sistem waralaba itu bernama Smart Service. Perusahaan ini memegang merek dagang Rostik, bersama dengan 1.100 lokasi KFC di Rusia.

Akan tetapi tidak semua lokasi KFC di Rusia hilang. Ada sisa-sisa KFC di pasar Rusia, karena pewaralaba telah diizinkan untuk tetap membuka toko yang ada dan tidak akan dipaksa untuk mengubah citra toko-toko itu jika mereka tidak mau.

Kondisi tersebut mirip dengan bagaimana Subway mengizinkan beberapa operator untuk tetap buka di Rusia, karena toko-toko itu dimiliki secara independen. Namun semua keuntungan dari Subway dialihkan ke upaya bantuan perang Ukraina.

Keluarnya KFC menggemakan McDonald's setelah Golden Arches ditarik pada tahun 2022. Seorang pemegang lisensi lokal mengambil alih restoran McDonald's, menggantinya dengan merek baru yang disebut "Vkusno & Tochka," yang berarti "enak dan hanya itu." Makanan yang disajikan juga lebih beragam.

KFC tercatat mempunyai sekitar 1.100 restoran di Rusia sebelum keluar, dan perusahaan sempat menargetkan ekspansi di Rusia hingga perang antara Rusia dan Ukraina dimulai pada Februari 2022. Karyawan KFC dipastikan bakal terus dipertahankan oleh Rostik.

Apa yang ada di menu Rostik?

Menu yang disajikan Rostik hampir identik dengan KFC, meskipun nama-nama makanan bakal mengalami perubahan. Misalnya, Twister (yang merupakan KFC Snack Wrap) akan disebut Chef-Roll, sementara produk lain yang disebut Boxmaster akan disebut Rostmaster. Belum ada kabar apakah campuran rahasia Kolonel dari 11 bumbu dan rempah-rempah akan tetap sama.

Sementara itu sepertinya tidak banyak yang akan berubah dari sudut pandang pelanggan. Dimana logo Rostik bahkan adalah warna KFC yang akrab dengan merah, putih, dan hitam.

Smart Service memperkirakan bahwa seluruh rebranding akan memakan waktu sekitar 18 bulan, dan Rusia akan dapat terus mengunyah stik drum seperti biasa, walau hanya di bawah spanduk yang sedikit berbeda.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Rekomendasi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Berita Terkini
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved