Dongkrak Ekspor Minyak Sawit, Jadikan Perdagangan Panglima
Rabu, 22 Juli 2020 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun mengatakan, pasar ekspor produk sawit Indonesia didominasi India, UE, China, Pakistan, Bangladesh, AS, Timur Tengah dan Afrika.
Saat Pandemi Covid-19, kata Derom, permintaan akan minyak sawit dan produk turunannya, boleh dibilang longsor. Seiring penurunan minyak nabati non sawit. Semisal Juni 2020, permintaan minyak sawit di India anjlok hingga 56%. “Kelemahan produk sawit di Indonesia karena promosi dan iklan minim. Beda dengan produk lainnya,” ungkap Derom.
Terkait kebijakan pemerintah mendorong penggunaan biodiesel dari minyak sawit, dirinya optimistis dalam menatap pasar domestik. Namun, semuanya perlu waktu karena harus dikaji secara mendalam dengan melibatkan seluruh stakeholders.
“Misalnya D100 yang diakui Pertamina bagus, dan sudah diuji tim ITB, kabar bagus. Namun harus didiskusikan dengan industri terkait,” tuturnya.
(Baca Juga: Ekspor Juni Capai USD12,03 Miliar, Komoditas Pertanian Paling Moncer)
Meski permintaan dunia melemah karena pandemi Covid-19, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kasan masih optimistis akan pulihnya ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan produk turunannya.
Saat Pandemi Covid-19, kata Derom, permintaan akan minyak sawit dan produk turunannya, boleh dibilang longsor. Seiring penurunan minyak nabati non sawit. Semisal Juni 2020, permintaan minyak sawit di India anjlok hingga 56%. “Kelemahan produk sawit di Indonesia karena promosi dan iklan minim. Beda dengan produk lainnya,” ungkap Derom.
Terkait kebijakan pemerintah mendorong penggunaan biodiesel dari minyak sawit, dirinya optimistis dalam menatap pasar domestik. Namun, semuanya perlu waktu karena harus dikaji secara mendalam dengan melibatkan seluruh stakeholders.
“Misalnya D100 yang diakui Pertamina bagus, dan sudah diuji tim ITB, kabar bagus. Namun harus didiskusikan dengan industri terkait,” tuturnya.
(Baca Juga: Ekspor Juni Capai USD12,03 Miliar, Komoditas Pertanian Paling Moncer)
Meski permintaan dunia melemah karena pandemi Covid-19, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kasan masih optimistis akan pulihnya ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan produk turunannya.
Lihat Juga :