Terungkap Penyebab Pertamina Berhasil Setor Rp307 Triliun ke Negara
Rabu, 17 Mei 2023 - 16:13 WIB
loading...
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati buka-bukaan apa yang menjadi pendorong buat perseroan hingga berhasil menyetor ke kas negara sebesar Rp307 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) , Nicke Widyawati mengatakan, pada tahun 2022 lalu, perseroan berhasil menyetor ke kas negara sebesar Rp307 triliun. Penerimaan tersebut berasal dari pajak, dividen, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan Signature Bonus.
Baca Juga: Dirut Pertamina: RDMP Kilang Balikpapan Ditargetkan Produksi di 2024
Menurut Nicke, tahun 2022 merupakan kinerja terbaik Perseroan sepanjang sejarah Pertamina. Bahkan jika dibandingkan dengan tahun 2021 revenue perushaan pelat merah itu mengalami peningkatan lebih dari 80%. Adapun kontribusi perusahaan ke negara pada tahun 2021 hanya sebesar Rp167,7 triliun.
"Kontribusi untuk pendapatan negara, itu sekitar 307 triliun, kita memberikan kepada APBN dalam berbagai bentuk, mulai dari pajak, Deviden, signature bonus dan juga bagian negara atas minyak mentah," ujar Nicke dalam sesi wawacara bersama MNC Media, Senin (15/5/2023).
Baca Juga: Mandatori B30 Hemat Devisa Rp122 Triliun, Tekan 28 Juta Ton CO2
Lebih lanjut, Nicke menjelaskan dari sisi kinerja financial perusahaan pada tahun 2022 lalu, Pertamina juga berhasil membukukan laba bersih sebesar USD3,8 miliar atau setara Rp56,6 triliun. Capaian tersebut mengalami peningkatan 86% jika dibandingkan dengan laba bersih yang dicapai perseroan pada tahun 2021.
Namun apabila disandingkan dengan kinerja perusahaan tahun 2020. Catatan Pertamina capaian laba bersih di tahun 2022 meningkat 3 kali lipat. Tahun 2020 laba bersih mencapai USD1,05 miliar atau sekitar Rp15 triliun.
Baca Juga: Dirut Pertamina: RDMP Kilang Balikpapan Ditargetkan Produksi di 2024
Menurut Nicke, tahun 2022 merupakan kinerja terbaik Perseroan sepanjang sejarah Pertamina. Bahkan jika dibandingkan dengan tahun 2021 revenue perushaan pelat merah itu mengalami peningkatan lebih dari 80%. Adapun kontribusi perusahaan ke negara pada tahun 2021 hanya sebesar Rp167,7 triliun.
"Kontribusi untuk pendapatan negara, itu sekitar 307 triliun, kita memberikan kepada APBN dalam berbagai bentuk, mulai dari pajak, Deviden, signature bonus dan juga bagian negara atas minyak mentah," ujar Nicke dalam sesi wawacara bersama MNC Media, Senin (15/5/2023).
Baca Juga: Mandatori B30 Hemat Devisa Rp122 Triliun, Tekan 28 Juta Ton CO2
Lebih lanjut, Nicke menjelaskan dari sisi kinerja financial perusahaan pada tahun 2022 lalu, Pertamina juga berhasil membukukan laba bersih sebesar USD3,8 miliar atau setara Rp56,6 triliun. Capaian tersebut mengalami peningkatan 86% jika dibandingkan dengan laba bersih yang dicapai perseroan pada tahun 2021.
Namun apabila disandingkan dengan kinerja perusahaan tahun 2020. Catatan Pertamina capaian laba bersih di tahun 2022 meningkat 3 kali lipat. Tahun 2020 laba bersih mencapai USD1,05 miliar atau sekitar Rp15 triliun.
Lihat Juga :