Bertemu PM Inggris Saat KTT G7, Jokowi Bahas Energi Surga hingga Ekosistem Kendaraan Listrik
Sabtu, 20 Mei 2023 - 09:55 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Hiroshima. Foto/Dok
A
A
A
HIROSHIMA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Inggris, Rishi Sunak di Hotel Grand Prince, Hiroshima, Jepang, pada Sabtu, 20 Mei 2023. Pertemuan ini dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Hiroshima.
Baca Juga: Bahlil: RI Produksi Mobil Listrik dan Baterai di 2024, Jadi Negara Asia Tenggara Pertama
Dalam pertemuan itu, Presiden mengapresiasi realisasi proyek energi surya di Sumba dan energi Hydro di Lombok, Bali, dan Sumatra Barat, serta hibah Inggris sebesar kurang lebih USD 11 juta untuk transportasi berkelanjutan di beberapa kota Indonesia.
"Saya harap bisa diperluas ke kota lain, termasuk Ibu Kota Nusantara," kata Presiden Jokowi dalam keterangannya, Sabtu (20/5/2023).
Baca Juga: G7 Bahas Sanksi Baru ke Rusia, Ini Targetnya
Tidak hanya itu, Presiden juga berharap realisasi komitmen Inggris dalam Just Energy Transition Partnership, pembangunan ekosistem EV , termasuk pasokan sel baterai dan pembangunan micro factory EV, serta investasi pembangunan IKN, transportasi, energi hijau, dan pendidikan.
Terkait kerja sama perdagangan kedua negara, Presiden menegaskan bahwa kebijakan diskriminatif harus dihindari. Presiden juga berharap kebijakan Due Diligence untuk produk pertanian dan kehutanan tidak diskriminasi terhadap komoditas utama Indonesia.
Baca Juga: Bahlil: RI Produksi Mobil Listrik dan Baterai di 2024, Jadi Negara Asia Tenggara Pertama
Dalam pertemuan itu, Presiden mengapresiasi realisasi proyek energi surya di Sumba dan energi Hydro di Lombok, Bali, dan Sumatra Barat, serta hibah Inggris sebesar kurang lebih USD 11 juta untuk transportasi berkelanjutan di beberapa kota Indonesia.
"Saya harap bisa diperluas ke kota lain, termasuk Ibu Kota Nusantara," kata Presiden Jokowi dalam keterangannya, Sabtu (20/5/2023).
Baca Juga: G7 Bahas Sanksi Baru ke Rusia, Ini Targetnya
Tidak hanya itu, Presiden juga berharap realisasi komitmen Inggris dalam Just Energy Transition Partnership, pembangunan ekosistem EV , termasuk pasokan sel baterai dan pembangunan micro factory EV, serta investasi pembangunan IKN, transportasi, energi hijau, dan pendidikan.
Terkait kerja sama perdagangan kedua negara, Presiden menegaskan bahwa kebijakan diskriminatif harus dihindari. Presiden juga berharap kebijakan Due Diligence untuk produk pertanian dan kehutanan tidak diskriminasi terhadap komoditas utama Indonesia.
Lihat Juga :