Berlian Rusia Kenapa Embargo, Mampukah Meredam Perang?

Senin, 22 Mei 2023 - 18:57 WIB
loading...
A A A
"Berlian dapat berpindah tangan 20 hingga 30 kali antara tambang dan pasar," kata Merket.

Biasanya batu permata melewati pusat global utama Antwerpen, Dubai, Mumbai dan Ramat Gan, yang dekat Tel Aviv.
Pedagang menilai batu untuk karat (berat), warna, kejelasan dan potongan - dengan pedagang yang berbeda mencari atribut yang berlainan.

Mereka kemudian mengambil batu permata yang tersisa, mencampurnya, dan menjualnya - dan prosesnya diulang. Pedagang dan perusahaan menjaga di mana mereka mendapatkan berlian mereka - itu adalah "saus rahasia" mereka, menurut Tobias Kormind, direktur pelaksana perhiasan online 77 Diamonds.

"Tetapi para pemain industri utama dapat membatasi perdagangan berlian Rusia jika mereka bersatu," katanya.

Bagaimana Berlian Rusia Bisa Dibatasi?

AS telah menjatuhkan sanksi untuk mencoba melarang ekspor berlian Rusia. Namun, ada "celah besar" di sini, kata Kormind.

Pembatasan berlaku untuk berlian kasar - tetapi begitu mereka telah dipotong dan dipoles, negara asal tidak lagi penting.

Negara-negara G7 membeli sekitar 70% berlian dunia - sehingga larangan G7 bisa berpengaruh, jika berlian dapat dilacak, kata Merket.

Namun, larangan G7 berarti berlian kemungkinan akan mengalir ke pasar lain di China dan India, kata Kormind.
Dibanding menelusuri berlian, akan lebih mudah untuk membatasi aliran itu.

Bagaimana Berlian Bisa Dilacak?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Urals Rusia Cetak Rekor Tertinggi sejak 2023
Indonesia Jajaki Kerja...
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas hingga Nuklir dengan Rusia
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Rekomendasi
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved