Berlian Rusia Kenapa Embargo, Mampukah Meredam Perang?

Senin, 22 Mei 2023 - 18:57 WIB
loading...
A A A
Sudah ada skema untuk mencoba membatasi "blood diamonds" yang disebut Proses Kimberley, di mana negara-negara menyatakan bahwa berlian mereka "bebas konflik". Namun tidak memungkinkan berlian untuk dilacak ke negara asal.

Merket mengatakan cara paling sederhana untuk melacak berlian adalah dengan memperpanjang proses dengan memasukkan dokumentasi dari mana batu-batu itu berasal. Ada juga teknologi yang menandai batu, dan satu sedang dikembangkan yang dapat memindai mereka untuk memeriksa asal geografis.

Apa Efeknya?

Mayoritas berlian Rusia berakhir di India, di mana ada pusat pemotongan dan pemolesan utama di Surat. Bisnis berlian yang lebih kecil di kota itu telah menderita, sebagian karena larangan AS.

Di Afrika, operasi penambangan lokal diuntungkan setelah sanksi AS memukul ekspor Rusia. Namun banyak produsen pertambangan Afrika tidak siap untuk dimasukkan ke dalam skema keterlacakan, kata Merket, dan dapat dikecualikan jika ada yang dibawa masuk.

Di Angola, Alrosa Rusia memiliki saham yang signifikan dalam pertambangan dan pengetatan sanksi dapat memukul perusahaan lokal. Untuk Eropa, keterlacakan harus "Kedap, ilmiah, (dan) internasional", kata Tom Neys, kepala hubungan media di Antwerp World Diamond Centre.

Jika tidak, Eropa berisiko kehilangan USD40 miliar dalam perdagangan berlian setiap tahun, beralih ke tempat-tempat yang tidak memiliki kerangka kerja untuk menangani pencucian uang dan terorisme, katanya.

Dia menambahkan bahwa sanksi Inggris "tidak akan berdampak pada penjualan berlian Rusia" karena Inggris mewakili kurang dari 1% dari perdagangan berlian global.

Seorang juru bicara pemerintah Inggris mengatakan, akan bekerja dengan mitra utama untuk membantu membatasi perdagangan berlian Rusia, "termasuk melalui teknologi penelusuran".
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rekomendasi
Sambut Musim Liburan...
Sambut Musim Liburan dan Back to School dengan Berbagai Penawaran Menarik dari BRI
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Bupati dan Sekda Kuansing...
Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye usai Serahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved