Siap IPO, VKTR Bakal Jadi Emiten Kendaraan Listrik Pertama di BEI
Jum'at, 26 Mei 2023 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
"VKTR akan berfokus dalam mengembangkan bisnis KBLBB di segmen kendaraan komersial seperti bus dan truk. Berdasarkan data, kebutuhan bus di kota Jakarta saja mencapai lebih dari 10.000 unit hingga tahun 2030. Jika menghitung potensi di seluruh Indonesia, maka angka 10.000 unit ini dapat menjadi 20 kali lipat lebih besar," ujar Anindya melalui siaran pers, Jumat (26/5/2023).
Direktur Utama VKTR Gilarsi W Setijono mengatakan, saat ini TransJakarta mengoperasikan sejumlah 52 bus listrik dengan merek BYD yang seluruh unitnya diperoleh dari perseroan. Dalam satu tahun, kata dia, 30 bus yang dipasok perseroan telah beroperasi dan membawa hampir 10 juta penumpang, mengurangi lebih dari 3,100 ton emisi CO2, serta membantu penghematan biaya operasional TransJakarta hingga 85% setiap hari.
"Saat ini kami mendatangkan bus tipe K-9 secara CBU langsung dari pabrik BYD di Shenzhen, China. Tahap selanjutnya, kami mulai merintis proses pembangunan fasilitas perakitan di Indonesia dengan mitra perusahaan perakitan lokal yang berpengalaman di bidangnya," kata Gilarsi.
Selain bus listrik, lanjut Gilarsi, perseroan juga merambah bisnis truk listrik. Hal itu, jelas dia, didasari Potensi pasar truk di Indonesia yang terus tumbuh. "Data kami menunjukkan bahwa pada 2023 ini pasar EV truck diperkirakan melebihi 111.000 unit per tahun. Tren pertumbuhan di sektor tambang, sawit dan lain sebagainya terus menguat dibanding 2022," paparnya.
Baca Juga: Pemerintah Kebut Ekosistem Kendaraan Listrik
Direktur Utama VKTR Gilarsi W Setijono mengatakan, saat ini TransJakarta mengoperasikan sejumlah 52 bus listrik dengan merek BYD yang seluruh unitnya diperoleh dari perseroan. Dalam satu tahun, kata dia, 30 bus yang dipasok perseroan telah beroperasi dan membawa hampir 10 juta penumpang, mengurangi lebih dari 3,100 ton emisi CO2, serta membantu penghematan biaya operasional TransJakarta hingga 85% setiap hari.
"Saat ini kami mendatangkan bus tipe K-9 secara CBU langsung dari pabrik BYD di Shenzhen, China. Tahap selanjutnya, kami mulai merintis proses pembangunan fasilitas perakitan di Indonesia dengan mitra perusahaan perakitan lokal yang berpengalaman di bidangnya," kata Gilarsi.
Selain bus listrik, lanjut Gilarsi, perseroan juga merambah bisnis truk listrik. Hal itu, jelas dia, didasari Potensi pasar truk di Indonesia yang terus tumbuh. "Data kami menunjukkan bahwa pada 2023 ini pasar EV truck diperkirakan melebihi 111.000 unit per tahun. Tren pertumbuhan di sektor tambang, sawit dan lain sebagainya terus menguat dibanding 2022," paparnya.
Baca Juga: Pemerintah Kebut Ekosistem Kendaraan Listrik
Lihat Juga :