Keripik Tempe Kramat Pela, bak Harta Karun di Permukiman Padat Ibu Kota
Sabtu, 27 Mei 2023 - 07:36 WIB
loading...
Lokasi sentra keripik tempe Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto/SINDOnews/Wasis Wibowo
A
A
A
JAKARTA - Produksi keripik tempe Kramat Pela menjadi berkah tersendiri bagi warga RT 009/RW 08, Jalan H. Aom di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Usaha keripik tempe ini bak harta karun bagi warga, karena menjadi sumber mata pencaharian yang menguntungkan untuk menghidupi keluarga.
Baca juga: Keripik Tempe Kramat Pela, Punya 4 Varian Rasa dan Banjir Pesanan Jelang Lebaran
Warga RT 009/RW 08 di Kelurahan Kramat Pela sudah lama dikenal sebagai pembuat tempe dan perajin keripik tempe. Usaha ini dilakukan secara turun-temurun selama bertahun-tahun sejak 1980-an oleh warga yang tinggal di sana.
Sampai saat ini wilayah RT 009/RW 08 di Kelurahan Kramat Pela dikenal sebagai sentra pembuat tempe dan perajin keripik tempe. Produksi keripik tempe Kramat Pela menguasai pasar Jabotabek, bahkan beberapa perajin ada yang mendapat pesanan dari luar negeri, seperti ke Thailand.
Uniknya, sentra perajin keripik tempe ini berada di permukiman padat penduduk sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Untuk mencapai lokasi, melalui gang-gang kecil yang berkelok-kelok dan ramai.
Warga menjalankan usaha membuat tempe dan keripik tempe di rumah masing-masing. Tak heran sepanjang gang menuju lokasi, sudah banyak terlihat digantung tempe-tempe yang baru diproduksi, di depan rumah warga.
Baca juga: Keripik Tempe Kramat Pela, Punya 4 Varian Rasa dan Banjir Pesanan Jelang Lebaran
Warga RT 009/RW 08 di Kelurahan Kramat Pela sudah lama dikenal sebagai pembuat tempe dan perajin keripik tempe. Usaha ini dilakukan secara turun-temurun selama bertahun-tahun sejak 1980-an oleh warga yang tinggal di sana.
Sampai saat ini wilayah RT 009/RW 08 di Kelurahan Kramat Pela dikenal sebagai sentra pembuat tempe dan perajin keripik tempe. Produksi keripik tempe Kramat Pela menguasai pasar Jabotabek, bahkan beberapa perajin ada yang mendapat pesanan dari luar negeri, seperti ke Thailand.
Uniknya, sentra perajin keripik tempe ini berada di permukiman padat penduduk sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Untuk mencapai lokasi, melalui gang-gang kecil yang berkelok-kelok dan ramai.
Warga menjalankan usaha membuat tempe dan keripik tempe di rumah masing-masing. Tak heran sepanjang gang menuju lokasi, sudah banyak terlihat digantung tempe-tempe yang baru diproduksi, di depan rumah warga.
Lihat Juga :