Pasang Jebakan Utang, Begini Cara China Sita Aset Pelabuhan Sri Lanka

Kamis, 01 Juni 2023 - 14:50 WIB
loading...
Pasang Jebakan Utang,...
China memiliki andil besar atas kebangkrutan Sri Lanka. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Sri Lanka memasuki fase baru setelah dirundung krisis berkepanjangan. Negara itu kini bersiap dengan presiden baru setelah Gotabaya Rajapaksa dan Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa panik mengundurkan diri.

Dua bersaudara itu mendominasi kekuasaan politik selama lebih satu dekade yang akhirnya runtuh dipicu protes massa akibat krisis ekonomi.

Pemimpin baru yang sedang digodok di parlemen diharapkan membuka jalan baru bagi Sri Lanka. Namun, siapapun pemimpinnya akan mengemban pekerjaan yang maha berat termasuk meloloskan pinjaman dari IMF atau Dana Moneter Internasional.

Pinjaman dibutuhkan untuk membangkitkan kembali sendi-sendi ekonomi dari kebangkrutan. Selama krisis, Sri Lanka tidak mampu membayar impor barang-barang penting, termasuk makanan, obat-obatan dan bahan bakar karena kas negara kosong.

Baca Juga: Jebakan Utang China: Penjarahan Aset Negara Miskin, Bahayakan Keamanan AS

Lonjakan inflasi membuat 22 juta orang membutuhkan bantuan pangan. Sementara, sekolah dan bisnis banyak yang tutup dan masyarakat menunggu berhari-hari mengantre panjang untuk mendapatkan bensin.

Keruntuhan ekonomi Sri Lanka telah menjadi peringatan akibat kecerobohan lingkungan pemerintahan. Pemborosan saudara-saudara Rajapaksa dan kebijakan yang salah arah telah membawa Sri Lanka bangkrut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
TERUNGKAP! Dokter Tifa...
TERUNGKAP! Dokter Tifa Terjerat Utang Ratusan Juta, Apartemen Disita PN Jakarta Selatan
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Rekomendasi
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Berita Terkini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Infografis
10 Negara dengan Utang...
10 Negara dengan Utang China Terbesar, Indonesia Urutan Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved