3 Cara Perusahaan Teknologi dan Startup Bertahan di Tengah Badai Tech Winter
Kamis, 01 Juni 2023 - 12:07 WIB
loading...
Ada beberapa cara untuk bertahan dari badai tech winter. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Tech winter tengah menerjang perusahaan teknologi dan startup . Banyak perusahaan teknologi dan startup, termasuk di Indonesia, melakukan penutupan operasi, bahkan melakukan PHK karena kerugian yang melilit.
Baca juga: Kerugian Grab Turun 43 Persen, Begini Strateginya
Untuk menghadapi badai itu, perusahaan teknologi perlu melakukan sejumlah langkah. Mulai dari penerapan disipilin operasional perusahaan hingga adapatasi inovasi perusahaan di luar negeri.
“Kami terus disiplin dalam menjaga biaya operasional tetap stabil. Kami juga menerapkan prinsip amati, terapkan dan modifikasi dari inovasi-inovasi yang ada di luar negeri yang tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan pasar dalam negeri,” kata CEO Fox Logger Alamsyah, dalam keterangannya dikutip Kamis (1/6/2023).
Berdasarkan perjalanan usahanya selama delapan tahun, Alamsyah menekankan beberapa kunci yang mesti dimiliki para young entrepreneur yang ingin mendirikan startup. Pertama, kalkulasi yang matang. Jika ingin melakukan scaling-up (naik kelas), maka peningkatan penjualan menjadi penting. Persoalannya, meningkatkan volume penjualan, secara otomatis membutuhkan modal yang lebih besar lagi.
Baca juga: Kerugian Grab Turun 43 Persen, Begini Strateginya
Untuk menghadapi badai itu, perusahaan teknologi perlu melakukan sejumlah langkah. Mulai dari penerapan disipilin operasional perusahaan hingga adapatasi inovasi perusahaan di luar negeri.
“Kami terus disiplin dalam menjaga biaya operasional tetap stabil. Kami juga menerapkan prinsip amati, terapkan dan modifikasi dari inovasi-inovasi yang ada di luar negeri yang tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan pasar dalam negeri,” kata CEO Fox Logger Alamsyah, dalam keterangannya dikutip Kamis (1/6/2023).
Berdasarkan perjalanan usahanya selama delapan tahun, Alamsyah menekankan beberapa kunci yang mesti dimiliki para young entrepreneur yang ingin mendirikan startup. Pertama, kalkulasi yang matang. Jika ingin melakukan scaling-up (naik kelas), maka peningkatan penjualan menjadi penting. Persoalannya, meningkatkan volume penjualan, secara otomatis membutuhkan modal yang lebih besar lagi.
Lihat Juga :