Menteri Teten Ungkap Masalah yang Dihadapi UMKM untuk Melantai di Bursa

Rabu, 07 Juni 2023 - 13:44 WIB
loading...
Menteri Teten Ungkap...
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, salah satu masalah yang dihadapi para pelaku UMKM untuk bisa melakukan Intial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, salah satu masalah yang dihadapi para pelaku UMKM untuk bisa melakukan Intial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah adanya batasan total minimum aset sebesar Rp50 miliar.

Sehingga pihaknya berupaya untuk melakukan agregasi para pelaku usaha mikro yang sejenis untuk dibentuk menjadi sebuah koperasi ataupun perseroan terbatas (PT). Baca Juga: KemenkopUKM dan BEI Percepat UMKM Bisa IPO, Bakal Bentuk Super Holding UKM?

"Sehingga tadi minimum kapital untuk bisa masuk ke Bursa kan Rp50 miliar itu kan bisa dilakukan," ujar Teten dalam siaran Market Review di IDX Channel, Rabu (7/6/2023).

Baca Juga: 3 Pertimbangan Perusahaan Sebelum IPO

Selain itu, Menteri Teten menyebut pelaku UMKM juga didorong untuk masuk ke Securities Crowdfunding (SCF) supaya mendapatkan investasi untuk pengembangan usaha.

"Banyak lah Securities Crowdfunding yang bisa menyuntikkan pembiayaan sampai Rp10 miliar untuk proses agregasi ini. Dan ini memang perlu terus kita lakukan pendampingan," pungkasnya.

Menkop dan UKM juga menegaskan, pihaknya terus berupaya untuk mendorong para pelaku UMKM bisa mencatatkan saham di BEI. Menteri Teten ingin semakin banyak UMKM yang listing di BEI agar para pelaku UMKM bisa mendapatkan alternatif pembiayaan dan bisa naik kelas.

"Saat ini kan baru 33 sejak dibuka papan akselerasi tahun 2021, cukup bagus. Tapi kita tadi dengan Pak Dirut (BEI) bikin MoU supaya kita ada percepatan, ini yang kita perlukan, saya kira semakin banyak lagi UMKM kita yang melantai di Bursa," kata Teten.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Rekomendasi
Kisah Yoane Wissa: Hampir...
Kisah Yoane Wissa: Hampir Buta dan Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Berita Terkini
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved