Pak Jokowi, Ini Bahayanya Jika Perbankan Jor-joran Kasih Kredit

Jum'at, 24 Juli 2020 - 15:58 WIB
loading...
Pak Jokowi, Ini Bahayanya...
Perbankan berisiko jika jor-joran kasih kredit. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Terjadinya pandemi Covid-19 berdampak sangat signifikan terhadap sosial ekonomi masyarakat. Bahkan, resesi ekonomi tahun 2020 ini sulit dielakkan.

"Maka dari itu, fokusnya adalah bagaimana menjaga dunia usaha dan sektor keuangan agar bisa bertahan selama pandemi, untuk kemudian bangkit dan membantu percepatan pemulihan ekonomi ketika pandemi berakhir," kata Direktur Riset CORE Indonesia sekaligus Dosen Perbanas Institute Piter Abdullah saat webinar Perbanas Institute di Jakarta Jumat, (24/7/2020).

Baca Juga: Lelah Menanggung Beban Kredit, Perbankan Syariah Terancam Tertekan

Menurut Piter, indikator utama perbankan terkait likuditas, kualitas asset, permodalan dan profitabilitas masih dalam batas aman. Namun demikian, meski kondisi perbankan masih dalam batas aman, bukan berarti sudah sepenuhnya bebas risiko.

Justru dengan kondisi saat ini, pemerintah bersama otoritas terkait sebaiknya tidak mendorong perbankan jor-joran memberikan kredit karena berisiko bagi likuiditas. Pasalnya, di masa pandemi corona virus ini justru pertumbuhan kredit melambat sedangkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat. "Peningkatnya pertumbuhan DPK pada masyarakat menengah atas disebabkan oleh motif berjaga-jaga selama pandemi," ungkap dia.

Baca Juga: Awas Kredit Macet di Tengah Terbatasnya Aktivitas Ekonomi Imbas Pandemi

Sementara penurunan pertumbuhan DPK pada masyarakat bawah disebabkan upaya mempertahankan konsumsi di tengah penurunan income. "Secara keseluruhan indikator kesehatan bank masih dalam range yang aman meskipun perlu mewapadai resiko kredit bermasalah atau NPL yang meningkat," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Rekomendasi
Kisah Aulia, Anak Tukang...
Kisah Aulia, Anak Tukang Tambal Ban yang Sukses Jadi Lulusan Terbaik IPB University
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Berita Terkini
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved