Ternyata Sektor Industri Butuh Banyak SDM, Sementara Pasokannya Kurang

Sabtu, 25 Juli 2020 - 21:30 WIB
loading...
Ternyata Sektor Industri...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengupayakan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten sesuai dengan kebutuhan sektor industri saat ini. Sebab, SDM berperan penting dalam mendukung aktivitas industri agar bisa lebih produktif, inovatif, dan kompetitif.

"Rata-rata dalam lima tahun terakhir, industri nasional membutuhkan sebanyak 670.000 SDM dengan kemampuan yang dibutuhkan industri. Ini merupakan salah satu tantangan yang harus kami penuhi," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Sabtu (25/7).

Dengan pesatnya perkembangan era industri 4.0, kebutuhan terhadap SDM yang cepat beradaptasi dan mampu mengimplementasikan teknologi digital semakin meningkat. Menyikapi hal ini, BPSDMI Kemenperin terus mendorong pengembangan SDM industri melalui program-program utamanya, meliputi pendidikan vokasi berbasis kompetensi, pembangunan unit pendidikan dan pelatihan di wilayah pusat pertumbuhan industri, serta program link and match antara dunia pendidikan dengan industri. ( Baca juga:Dukung Industri 4.0 Kemenperin Ingin Perbanyak SDM Kompeten Digital )

Selanjutnya, pelatihan berbasis kompetensi dengan sistem 3 in 1 (pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja), pembangunan infrastruktur kompetensi, serta pembangunan pusat inovasi dan pengembangan SDM industri 4.0.

Selain itu, BPSDMI Kemenperin memiliki unit-unit pendidikan yang terdiri dari 10 politeknik industri, dua akademi komunitas, tujuh balai diklat industri, dan sembilan sekolah menengah kejuruan di seluruh Indonesia yang fokus mendidik SDM sesuai kebutuhan dunia kerja.

"Walaupun jumlah lulusannya belum bisa memenuhi permintaan industri, kami berkomitmen untuk terus menghasilkan SDM industri yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan industri nasional," jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Menuju Tujuh Dekade,...
Menuju Tujuh Dekade, Astra Perteguh Nilai Catur Dharma
Kemenperin Kukuhkan...
Kemenperin Kukuhkan Pengurus Aspadin, Industri AMDK Dongkrak Ekonomi Nasional
Susu Tak Kunjung Masuk...
Susu Tak Kunjung Masuk Menu MBG, Kemenperin Ungkap Tantangan Teknisnya
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Hadirkan Program Sosial,...
Hadirkan Program Sosial, TBIG Raih Dua Penghargaan Bergengsi Tingkat Nasional
Pekerja Asing di Tangerang...
Pekerja Asing di Tangerang Meningkat, Wakil Wali Kota: Harus Bermanfaat bagi SDM Lokal
Rekomendasi
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Berita Terkini
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
Infografis
Di Tengah Invasinya...
Di Tengah Invasinya ke Ukraina, Rusia Butuh Banyak Kapal Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved