Jaga Stabilitas Harga dan Rupiah, BI Disarankan Tahan Suku Bunga

Rabu, 21 Juni 2023 - 14:12 WIB
loading...
Jaga Stabilitas Harga...
Bank Indonesia (BI) disarankan untuk tetap mempertahankan suku bunga kebijakannya di 5,75%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) disarankan untuk tetap mempertahankan suku bunga kebijakannya di 5,75%. Hal ini guna menjaga stabilitas harga dan nilai tukar sambil melanjutkan langkah-langkah makroprudensial agar tetap akomodatif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Sebagai informasi, bank sentral hari ini dan besok (22/6) menggelar rapat dewan gubernur (RDG) dan ihwal suku bunga acuan rencananya akan diumumkan besok.

"Mencermati perkembangan terkini, angka inflasi diperkirakan akan semakin menurun dan berada dalam kisaran target BI, dengan inflasi inti yang masih terkendali," ujar pengamat ekonomi makro dan pasar keuangan LPEM FEB Universitas Indonesia, Teuku Riefky dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (21/6/2023).

Meski menyempit, sambung dia, neraca perdagangan Indonesia tetap membukukan surplus. Selain itu, kondisi ekonomi domestik juga masih kuat dengan permintaan yang meningkat, menunjukkan adanya tanda-tanda perbaikan.

Terlebih, bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed mempertahankan suku bunga acuannya di level 5,00-5,25% dalam pertemuan FOMC terakhir.

"Dari sisi eksternal, jeda kenaikan suku bunga kebijakan oleh the Fed saat ini membawa angin segar bagi Indonesia untuk menikmati arus modal masuk," ungkapnya.

Baca juga: BI Diramal Tahan Suku Bunga Acuan Sepanjang Tahun, Kurs Rupiah Ambruk Jadi Rp14.994/USD

Riefky memandang, permintaan obligasi Indonesia masih menjanjikan karena perbedaan imbal hasil antara obligasi pemerintah Indonesia dan US Treasury masih menarik.

Episode aliran modal masuk yang terus berlangsung mendorong rupiah menguat ke kisaran 14.800-14.900 per dolar AS.

Arus modal masuk yang terus berlanjut memperkuat rupiah menjadi sekitar Rp14.800 per dolar AS dengan tingkat apresiasi terhadap dolar AS mencapai 3,6% (year to date/ytd) pada 19 Juni dibandingkan awal tahun ini.

“Rupiah memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan rekan-rekannya dan hanya kalah dari lira Brasil," tukas Riefky.

Baca juga: Survei BI: Penyaluran Kredit Baru Perbankan Mei 2023 Tumbuh 82,6%

Selain itu, tingkat cadangan devisa saat ini juga masih cukup untuk mendukung ketahanan eksternal. Namun, terlepas dari itu, Riefky berpesan bahwa BI harus tetap mencermati langkah The Fed dalam pertemuan FOMC bulan depan.

"Begitu Fed menaikkan suku bunga acuannya, hal itu dapat memengaruhi perbedaan imbal hasil dan memicu arus modal keluar," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Berita Terkini
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved