Dugaan Korupsi Antam, Anak Buah Erick Thohir Pastikan Kasus Lama

Kamis, 22 Juni 2023 - 07:20 WIB
loading...
Dugaan Korupsi Antam,...
Dugaan korupsi di PT Antam terus didalami. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian BUMN memastikan dugaan tindak pidana korupsi di PT Aneka Tambang Tbk ( Antam ) merupakan kasus lama. Perkara tersebut terkait dengan pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas periode 2010- 2022.

Baca juga: KPK Panggil Mantan Dirut PT Antam Arie Prabowo Ariotedjo

Saat ini Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi. Satu di antaranya adalah Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, berinisial ERTS.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, langkah hukum yang dilakukan Kejagung merupakan tindak lanjut dari laporan Kementerian BUMN beberapa waktu lalu. Namun, laporan yang disuguhkan menyasar para petinggi Antam periode sebelumnya.

"Kan ini kita lihat tahun berapa sampai tahun berapa (kejadiannya), bukan sekarang. Jadi ya diproses aja, dari Kementerian BUMN mendukung," ungkap Arya saat ditemui wartawan di Kementerian BUMN, Rabu (21/6/2023).

Pemerintah selaku pemegang saham mayoritas BUMN di sektor pertambangan mendukung penuh proses hukum yang dilakukan Kejagung. Arya menyebut, langkah ini sejalan dengan program utama Menteri BUMN Erick Thohir berupa "bersih-bersih" BUMN. Karena itu, bila terjadi pelanggaran pidana, maka harus dibersihkan, alias ditangani secara hukum.

"Karena kan, toh kita juga sudah kerja sama dengan teman-teman di Kejaksaan. Jadi kita support apa yang dilakukan di Kejaksaan Agung. Ya kalau memang ada pelanggaran ya harus dibersihkan, program kita juga," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan ANTAM Jalin Sinergi Strategis
Pembebasan Lahan Tol...
Pembebasan Lahan Tol Trans Sumatera Dikebut, HK Gandeng Kejagung
Harga Emas Ambruk Lagi...
Harga Emas Ambruk Lagi Rp30 Ribu, Satu Gram Dijual Rp2,7 Juta
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp26.000, Borong atau Tunggu Nanti?
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Rekomendasi
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved