Pandemi jadi Endemi, Pemerintah Tetap Anggarkan BLT Rp3,8 Triliun untuk Warga Desa
Kamis, 22 Juni 2023 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, pemberian BLT ini merupakan bantalan bagi masyarakat desa untuk menjaga daya beli masyarakat. Meskipun pemerintah telah mengumumkan perubahan status pandemi menjadi endemi, tak dapat dimungkiri masih ada masyarakat yang masih terdampak secara ekonomi.
"Sejak awal BLT dana desa hadir untuk merespons pandemi Covid-19 karena banyak orang yang kehilangan mata pencahariannya, maka syarat penerima BLT adalah warga desa yang karena Covid kemudian kehilangan mata pencahariannya," sambung dia.
Baca juga: Ulang Tahun, Presiden Jokowi Blusukan ke Pasar dan Bagikan BLT
Adapun BLT tersebut pada tahun 2023 ini akan menyasar kepada 2.752.035 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di 71.984 desa seluruh Indonesia. Bukan hanya BLT, seiring dengan pengumuman status endemi Covid-19 juga membuat beberapa pengalokasian dana desa yang sebelumnya untuk penanganan pandemi ke hal-hal lain yang tujuannya untuk proses pemulihan ekonomi.
Misalnya penambahan dana untuk pembangunan infrastruktur, program desa tanpa kemiskinan, serta pendidikan desa berkualitas. Pada tahun 2023 ini komposisi pengeluaran APB Desa untuk penanggulangan bencana, keadaan darurat dan medesak (Covid-19) sebesar Rp12,06 triliun.
"Sejak awal BLT dana desa hadir untuk merespons pandemi Covid-19 karena banyak orang yang kehilangan mata pencahariannya, maka syarat penerima BLT adalah warga desa yang karena Covid kemudian kehilangan mata pencahariannya," sambung dia.
Baca juga: Ulang Tahun, Presiden Jokowi Blusukan ke Pasar dan Bagikan BLT
Adapun BLT tersebut pada tahun 2023 ini akan menyasar kepada 2.752.035 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di 71.984 desa seluruh Indonesia. Bukan hanya BLT, seiring dengan pengumuman status endemi Covid-19 juga membuat beberapa pengalokasian dana desa yang sebelumnya untuk penanganan pandemi ke hal-hal lain yang tujuannya untuk proses pemulihan ekonomi.
Misalnya penambahan dana untuk pembangunan infrastruktur, program desa tanpa kemiskinan, serta pendidikan desa berkualitas. Pada tahun 2023 ini komposisi pengeluaran APB Desa untuk penanggulangan bencana, keadaan darurat dan medesak (Covid-19) sebesar Rp12,06 triliun.
Lihat Juga :