Bank Daerah Ditransfer Duit dari Pusat Rp11,5 Triliun, Bos OJK Bongkar Alasannya

Senin, 27 Juli 2020 - 13:25 WIB
loading...
Bank Daerah Ditransfer...
OJK ungkap alasan pemerintah suntik Rp11,5 triliun ke bank daerah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan kredit BPD hanya tumbuh 4,04% di 2020. Namun tahun berikutnya, diperkirakan akan membaik dengan kenaikan 8,27% di 2021.

Target tersebut merupakan hasil revisi rencana bank atau RBB bank kategori BPD. Sementara progres restrukturisasi nasabah akibat covid-19 di BPD sudah mencapai Rp20,6 triliun untuk membantu 65,9 ribu debitur. Dengan demikian BPD membutuhkan suntikan dana segar demi memperkuat kegiatan usaha di daerah. Adaoun suntikan dana telah disetujui Kementerian Keuangan sekitar Rp11,5 triliun di tujuh bank pembangunan daerah (BPD).

Ketua DK OJK Wimboh Santoso mengatakan pihaknya mengapresiasi Kementerian Keuangan yang menyediakan skema Pinjaman PEN. Skema penyaluran melalui PT SMI (Persero) kepada pemerintah daerah agar dapat menggiatkan berbagai program pemulihan ekonomi di daerah. Keunggulan pembiayaan tersebut ringan karena diberikan subsidi bunga atas pinjaman daerah ini.

"Diharapkan dukungan pembiayaan dari PT SMI (Persero) bagi Pemerintah Daerah, berbagai proyek infrastruktur kepada Pemda akan dapat berjalan kembali menggerakkan geliat ekonomi daerah," ujar Wimboh di Jakarta, Senin (27/7/2020).

Baca Juga: Cihuy, BPD Dapat Guyuran Rp11,5 T tanpa Embel-Embel Persyaratan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gambarkan Ganasnya Covid,...
Gambarkan Ganasnya Covid, Sri Mulyani: Bisa Berubah seperti Film Mutan
Sri Mulyani Bandingkan...
Sri Mulyani Bandingkan Efek Dahsyat Bom Bali dengan Ledakan Corona ke Sektor Pariwisata
Sri Mulyani: Setoran...
Sri Mulyani: Setoran Pajak Negara Hilang Rp48,74 Triliun
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Mengapa Ekonomi RI Tak Pernah Capai Target
Australia Pilih Lockdown...
Australia Pilih Lockdown Sampai 70% Warga Divaksin Covid-19
AirAsia Stop Penerbangan...
AirAsia Stop Penerbangan hingga 6 September 2021, Begini Cara Refund Tiketnya
Hadirkan Inovasi Kesehatan,...
Hadirkan Inovasi Kesehatan, Ini Bentuk Dukungan KF untuk Bangkit dari Pandemi Covid-19
Tak Berperikemanusiaan,...
Tak Berperikemanusiaan, DPR Minta Penimbun Obat Corona Dihukum Maksimal
Kamrussamad Bersama...
Kamrussamad Bersama BI Institute Luncurkan Buku Le’Parle Covidnomics
Rekomendasi
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved