Inflasi Kalimantan 3,85%, Turun Lebih Cepat dari Perkiraan BI
Senin, 10 Juli 2023 - 12:06 WIB
loading...
Bank Indonesia (BI) melaporkan realisasi inflasi Kalimantan terus menurun masuk ke dalam sasaran nasional Juni 2023. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan realisasi inflasi Kalimantan terus menurun dan masuk ke dalam sasaran inflasi nasional pada Juni 2023. Pada Juni 2023 Indeks Harga Konsumen (IHK) gabungan kota di Kalimantan mengalami inflasi 3,85% secara tahunan (year on year/yoy) turun lebih cepat dari perkiraan September tahun ini.
"BI memperkirakan inflasi 4% itu baru September. Ternyata turun jauh lebih cepat dari itu," ungkap Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono dalam acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kalimantan secara virtual, Senin (10/7/2023).
Baca Juga: Lakukan Redenominasi Saat Ini Bisa Jadi Bumerang buat Ekonomi
Doni menyebut angka tersebut telah masuk dalam sasaran inflasi dan menurun dibandingkan bulan sebelumnya 4,11%. Namun, inflasi tersebut masih lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang berada di posisi 3,52%.
Pihaknya mengapresisasi peran pemerintah daerah dalam penurunan inflasi di Kalimantan. Di samping harga komoditas turun pasokan juga terjaga. "Di Budapest, Hungaria inflasinya 25% dan tidak terselesaikan di sana," kata Doni.
"BI memperkirakan inflasi 4% itu baru September. Ternyata turun jauh lebih cepat dari itu," ungkap Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono dalam acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kalimantan secara virtual, Senin (10/7/2023).
Baca Juga: Lakukan Redenominasi Saat Ini Bisa Jadi Bumerang buat Ekonomi
Doni menyebut angka tersebut telah masuk dalam sasaran inflasi dan menurun dibandingkan bulan sebelumnya 4,11%. Namun, inflasi tersebut masih lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang berada di posisi 3,52%.
Pihaknya mengapresisasi peran pemerintah daerah dalam penurunan inflasi di Kalimantan. Di samping harga komoditas turun pasokan juga terjaga. "Di Budapest, Hungaria inflasinya 25% dan tidak terselesaikan di sana," kata Doni.
Lihat Juga :