Kejar Target Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5,5%, Menko Airlangga Jadikan Infrastruktur Penopang
Senin, 17 Juli 2023 - 15:54 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menargetkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 5,5% selepas tahun 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menargetkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 5,5% selepas tahun 2024. Dia juga mengatakan, pembangunan infrastruktur khususnya melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) akan mendukung tercapainya target ambisius tersebut.
"Tentu dengan pengembangan proyek, ini kan diselesaikan infrastrukturnya, waduk, listrik," ucap Menko Airlangga dalam Konferensi Pers PSN Jawa Tengah (Jateng) di Jakarta, Senin (17/7/2023).
Baca Juga: Prioritas, Erick Thohir Janji 88 Proyek BUMN Rampung di 2024
Sehingga dari infrastruktur ini, dia berharap kawasan industri di utara Jawa akan menjadi super corridor, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah. "Dengan diproteksinya Pantai Utara dari landslide dengan dibangunnya bendungan mulai dari Tegal, Brebes, sampai dengan Semarang, itu kalau terintegrasi ditarik ke Jawa Barat, maka potensi ekonominya luar biasa," ucap Airlangga.
Baca Juga: 8 Tahun Berjalan, Pemerintah Rampungkan 158 Proyek Strategis Rp1.102,6 Triliun
"Tentu dengan pengembangan proyek, ini kan diselesaikan infrastrukturnya, waduk, listrik," ucap Menko Airlangga dalam Konferensi Pers PSN Jawa Tengah (Jateng) di Jakarta, Senin (17/7/2023).
Baca Juga: Prioritas, Erick Thohir Janji 88 Proyek BUMN Rampung di 2024
Sehingga dari infrastruktur ini, dia berharap kawasan industri di utara Jawa akan menjadi super corridor, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah. "Dengan diproteksinya Pantai Utara dari landslide dengan dibangunnya bendungan mulai dari Tegal, Brebes, sampai dengan Semarang, itu kalau terintegrasi ditarik ke Jawa Barat, maka potensi ekonominya luar biasa," ucap Airlangga.
Baca Juga: 8 Tahun Berjalan, Pemerintah Rampungkan 158 Proyek Strategis Rp1.102,6 Triliun
Lihat Juga :