Survei: Manfaat Kesejahteraan yang Didapat Karyawan di Indonesia Belum Optimal
Kamis, 20 Juli 2023 - 09:04 WIB
loading...
A
A
A
Managing Director Mercer Marsh Benefits Indonesia, Wulan Gallacher, mengatakan, biaya perawatan kesehatan yang meningkat, harapan karyawan pasca Covid-19 yang berubah, dan pergeseran demografi di Indonesia saat ini memengaruhi strategi akuisisi dan retensi talenta yang diterapkan oleh perusahaan.
“Perusahaan yang memahami kebutuhan karyawannya dapat menciptakan perubahan inklusif dan berdampak bagi kesejahteraan dan kepuasan tenaga kerja mereka secara keseluruhan,” ujarnya melalui siaran pers, dikutip Kamis (20/7/2023).
Tak hanya itu, karyawan yang mendapatkan 10 atau lebih manfaat kesejahteraan juga lebih yakin bahwa mereka mampu membayar biaya perawatan kesehatan yang dibutuhkan keluarga mereka.
Sayangnya, berdasarkan survei tersebut, hanya 17% karyawan di Indonesia yang mendapatkan lebih dari 10 manfaat kesejahteraan, dengan lebih dari separuhnya (56%) hanya menerima hingga empat manfaat kesejahteraan saja.
Meskipun terdapat sebanyak 78% karyawan di Indonesia yang merasa bahwa perusahaan memperhatikan aspek kesehatan dan kesejahteraan mereka, hanya 65% dari mereka yang mengatakan bahwa manfaat kesejahteraan yang mereka dapatkan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Wulan menambahkan, laporan Health on Demand menggarisbawahi peran penting dari adanya manfaat kesejahteraan karyawan yang berarti, dan pentingnya memenuhi kebutuhan dari tenaga kerja yang beragam.
Selain itu, mengatasi adanya kesenjangan perlindungan yang dirasakan oleh kelompok rentan yang kurang terlindungi, seperti perempuan, karyawan berpenghasilan rendah, dan pekerja paruh waktu merupakan hal yang krusial untuk dilakukan demi menjamin perkembangan seluruh karyawan dalam karir mereka.
“Perusahaan yang memahami kebutuhan karyawannya dapat menciptakan perubahan inklusif dan berdampak bagi kesejahteraan dan kepuasan tenaga kerja mereka secara keseluruhan,” ujarnya melalui siaran pers, dikutip Kamis (20/7/2023).
Tak hanya itu, karyawan yang mendapatkan 10 atau lebih manfaat kesejahteraan juga lebih yakin bahwa mereka mampu membayar biaya perawatan kesehatan yang dibutuhkan keluarga mereka.
Sayangnya, berdasarkan survei tersebut, hanya 17% karyawan di Indonesia yang mendapatkan lebih dari 10 manfaat kesejahteraan, dengan lebih dari separuhnya (56%) hanya menerima hingga empat manfaat kesejahteraan saja.
Meskipun terdapat sebanyak 78% karyawan di Indonesia yang merasa bahwa perusahaan memperhatikan aspek kesehatan dan kesejahteraan mereka, hanya 65% dari mereka yang mengatakan bahwa manfaat kesejahteraan yang mereka dapatkan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Wulan menambahkan, laporan Health on Demand menggarisbawahi peran penting dari adanya manfaat kesejahteraan karyawan yang berarti, dan pentingnya memenuhi kebutuhan dari tenaga kerja yang beragam.
Selain itu, mengatasi adanya kesenjangan perlindungan yang dirasakan oleh kelompok rentan yang kurang terlindungi, seperti perempuan, karyawan berpenghasilan rendah, dan pekerja paruh waktu merupakan hal yang krusial untuk dilakukan demi menjamin perkembangan seluruh karyawan dalam karir mereka.
Lihat Juga :