Sudah Uji Klinis, Semoga Akhir 2020 Vaksin Corona Bisa Disuntikkan Massal

Selasa, 28 Juli 2020 - 13:49 WIB
loading...
Sudah Uji Klinis, Semoga...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perusahaan farmasi badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT Bio Farma (Persero), sudah menerima dan melakukan uji klinis vaksin Sinovac . Pengujian dilakukan pada 20 Juni 2020 lalu.

"Dengan Sinovac dari China, kita telah menerima vaksin untuk uji klinis yang telah dimulai dan diharapkan akhir 2020 ini kita telah dapat hasilnya," ujar Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Selasa (28/7/2020).

Kartika juga mengatakan, untuk mempercepat penemuan vaksin yang nantinya diproduksi di Indonesia, Bio Farma tengah berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan atau lembaga kesehatan dunia. Hal itu bertujuan menggandeng sejumlah produsen farmasi guna melihat potensi penemuan vaksin Covid-19. ( Baca juga: Update Corona, 97.286 Orang Positif dan 55.354 Pasien Sembuh )

Lembaga yang sedang dikomunikasikan Bio Farma di antaranya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI). Sementara, kerja sama dengan Sinovac terus dilakukan hingga vaksin benar-benar diproduksi secara masal.

"Kita mengakses beberapa produsen vaksin lain untuk secara bersamaan melihat potensi penemuan vaksin dari berbagai belahan dunia," katanya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, vaksin Covid-19 baru akan diproduksi pada awal 2021. Karena itu, sambil menunggu vaksin tersebut diproduksi, Erick meminta seluruh lapisan masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

“Yang harus diketahui, vaksin sudah akan diproduksi, tapi itu baru di Januari-Februari tahun depan. Berarti masih 6-7 bulan lagi kita harus menghadapi Covid-19 ini yang tidak hanya di Indonesia, tapi di seluruh negara di dunia,” ujar Erick
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Mudik Gratis Bio Farma...
Mudik Gratis Bio Farma Lebaran 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
WHO Butuh Dana Rp2 Triliun...
WHO Butuh Dana Rp2 Triliun Atasi Penyebaran Global Cacar Monyet
Menuju Indonesia Emas,...
Menuju Indonesia Emas, Bio Farma Beri Edukasi Bagi Tenaga Medis-Kader Posyandu
Biofarma Group Beberkan...
Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF 2023
Upaya Holding BUMN Farmasi...
Upaya Holding BUMN Farmasi Memperkenalkan Sejumlah Tantangan Perusahaan
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
China Uji Rudal Hipersonik,...
China Uji Rudal Hipersonik, Bisa Targetkan Pesawat Pengebom AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved