Ganjar Ajak Petani Milenial Gunakan Pupuk Organik Perkuat Ketahanan Pangan
Jum'at, 21 Juli 2023 - 12:30 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam rangkaian acara Soropadan Agro Center, di Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Kamis (20/7/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
TEMANGGUNG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menggagas pengolahan dan produksi pertanian dikolaborasikan dengan teknologi. Dia optimistis akan banyak lahir petani milenial jika dibarengi dengan pendampingan.
"Kalau kita mengintroduksi teknologi kepada sistem pertanian kita, maka anak-anak muda ini akan tertarik dan memang sudah saatnya percepatan teknologi pertanian ditingkatkan tidak hanya alsintan, tapi sampai dengan seluruh prosesnya," ujar Ganjar saat membuka dan meresmikan Soropadan Agro Festival II yang digelar di Soropadan Agro Center, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Kamis (20/7/2023).
Baca Juga: Berbagi Cerita ke Ganjar, Petani Milenial: Setiap Kali Panen Bisa Dapat Uang Rp50 Juta
Ganjar telah mengupayakan pelatihan, pendampingan dan pemberdayaan petani di Jateng melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Perencanaan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
Melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun), Ganjar telah melaksanakan pelatihan Manajemen Agribisnis Petani Milenial yang diikuti petani muda dan kelompok tani. Hingga kini, program tersebut telah melahirkan 4 angkatan petani milenial di Jawa Tengah.
Hingga kini, jumlah petani milenial di Jateng pada 2019 lalu sebanyak 975.600 orang atau 33,7% dari 2,88 juta petani di Jawa Tengah. Kemudian, sebanyak 57.600 orang di antaranya merupakan lulusan sarjana.
"Masih banyak semangat anak muda, hanya kita mesti merubah mindset ini bahwa pertanian selama ini praktiknya ya karena terpepet. Maka sekarang tidak boleh ada ilmu terpepet, mesti disiapkan betul dan rumusnya dari penyuluh tadi sudah bagus," kata Ganjar.
"Kalau kita mengintroduksi teknologi kepada sistem pertanian kita, maka anak-anak muda ini akan tertarik dan memang sudah saatnya percepatan teknologi pertanian ditingkatkan tidak hanya alsintan, tapi sampai dengan seluruh prosesnya," ujar Ganjar saat membuka dan meresmikan Soropadan Agro Festival II yang digelar di Soropadan Agro Center, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Kamis (20/7/2023).
Baca Juga: Berbagi Cerita ke Ganjar, Petani Milenial: Setiap Kali Panen Bisa Dapat Uang Rp50 Juta
Ganjar telah mengupayakan pelatihan, pendampingan dan pemberdayaan petani di Jateng melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Perencanaan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
Melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun), Ganjar telah melaksanakan pelatihan Manajemen Agribisnis Petani Milenial yang diikuti petani muda dan kelompok tani. Hingga kini, program tersebut telah melahirkan 4 angkatan petani milenial di Jawa Tengah.
Hingga kini, jumlah petani milenial di Jateng pada 2019 lalu sebanyak 975.600 orang atau 33,7% dari 2,88 juta petani di Jawa Tengah. Kemudian, sebanyak 57.600 orang di antaranya merupakan lulusan sarjana.
"Masih banyak semangat anak muda, hanya kita mesti merubah mindset ini bahwa pertanian selama ini praktiknya ya karena terpepet. Maka sekarang tidak boleh ada ilmu terpepet, mesti disiapkan betul dan rumusnya dari penyuluh tadi sudah bagus," kata Ganjar.
Lihat Juga :