Gegara Edisi Khusus LGBT, Perusahaan Jam Tangan Swatch Gugat Malaysia

Minggu, 23 Juli 2023 - 08:00 WIB
loading...
Gegara Edisi Khusus...
Produsen jam tangan asal Swiss, Swatch menggugat Malaysia gegara merazia edisi khusus merek LGBTQ. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Produsen jam tangan asal Swiss, Swatch mengatakan bahwa mereka telah memulai proses hukum terhadap Pemerintah Malaysia karena telah menyita jam tangan edisi khusus LGBTQ dari toko-tokonya.

Langkah tersebut diambil setelah pihak berwenang menyita 172 jam tangan dari koleksi Pride berwarna pelangi yang dijual di pusat-pusat perbelanjaan di seluruh Malaysia.

Swatch menuntut ganti rugi dan pengembalian jam tangan tersebut, senilai USD14.000. Aktivitas homoseksual adalah ilegal di Malaysia di bawah hukum sekuler dan agama. Hal itu dapat dihukum dengan hukuman penjara atau hukuman fisik.

Baca Juga: Tutup Ruang bagi LGBT, Rusia Larang Ganti Kelamin dan Terapi Hormon

Melansir BBC, Swatch mengajukan gugatan bulan lalu ke Pengadilan Tinggi, Kuala Lumpur. Pihak berwenang Malaysia mengatakan bahwa jam tangan tersebut disita pada bulan Mei oleh unit penegakan hukum kementerian dalam negeri karena menampilkan elemen LGBT.

Namun, Swatch mengatakan dalam gugatannya bahwa jam tangan tersebut sama sekali tidak dapat menyebabkan gangguan terhadap ketertiban umum atau moralitas atau pelanggaran hukum.

Perusahaan tersebut mengatakan reputasi perdagangan telah dirusak oleh penyitaan tersebut, dan menambahkan bahwa angka bisnis dan perdagangannya juga mengalami penurunan setelah penyitaan untuk beberapa waktu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
VFive Group Ekspansi...
VFive Group Ekspansi ke Sektor Energi dan Kesehatan di Indonesia
Kapal Tanker Malaysia...
Kapal Tanker Malaysia yang Lewat Selat Hormuz Tiba, Boyong Minyak 1 Juta Barel
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Rekomendasi
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved