Diminati Petani, PLN Catat Program Electrifying Agriculture Tumbuh 22,28%
Senin, 24 Juli 2023 - 12:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Tentara Ukraina Tidak Lagi Memiliki Semangat Tempur
Darmawan menyebutkan, provinsi NTT menjadi salah satu provinsi yang sektor pertaniannya masif beralih ke listrik. Hal ini tercermin dari pertumbuhan penjualan yang mencapai 46,28% dengan total konsumsi listrik mencapai 7,7 gigawatt hour (GWh) atau naik dibandingkan semester I-2022 sebesar 5,27 GWh.
Program EA ini juga dirasakan manfaatnya oleh para petani di Jawa Timur. Banyaknya petani yang mulai mengimplementasikan modern farming membuat petani lain juga terinspirasi untuk meningkatkan produktivitasnya dengan program EA. Hal ini tercermin dengan realisasi konsumsi listrik pada program EA mencapai 704,7 GWh.
"PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal dan mampu mendorong multiplier effect kepada masyarakat. Dengan beralih menggunakan listrik PLN, masyarakat mampu meningkatkan produktivitas ekonomi dan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Darmawan.
Darmawan menyebutkan, provinsi NTT menjadi salah satu provinsi yang sektor pertaniannya masif beralih ke listrik. Hal ini tercermin dari pertumbuhan penjualan yang mencapai 46,28% dengan total konsumsi listrik mencapai 7,7 gigawatt hour (GWh) atau naik dibandingkan semester I-2022 sebesar 5,27 GWh.
Program EA ini juga dirasakan manfaatnya oleh para petani di Jawa Timur. Banyaknya petani yang mulai mengimplementasikan modern farming membuat petani lain juga terinspirasi untuk meningkatkan produktivitasnya dengan program EA. Hal ini tercermin dengan realisasi konsumsi listrik pada program EA mencapai 704,7 GWh.
"PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal dan mampu mendorong multiplier effect kepada masyarakat. Dengan beralih menggunakan listrik PLN, masyarakat mampu meningkatkan produktivitas ekonomi dan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Darmawan.
(fjo)
Lihat Juga :