Menko PMK Dorong Percepatan Program Prioritas Bidang Pembangunan Manusia di Papua Tengah

Kamis, 27 Juli 2023 - 11:58 WIB
loading...
Menko PMK Dorong Percepatan...
Menko PMK, Muhadjir Effendy memantau langsung program prioritas bidang pembangunan manusia khususnya penghapusan Kemiskinan Ekstrem dan penurunan angka stunting di Kabupaten Dogiyai. Foto/Dok
A A A
PAPUA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK , Muhadjir Effendymelakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Tengah , pada Kamis (20/7/2023). Kunjungannya tersebut mengambil lokasi di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai.

Baca Juga: Menko PMK Beberkan 3 Isu Besar Pembangunan SDM di 2023

Khusus di Kabupaten Dogiyai, selain untuk memantau langsung program prioritas bidang pembangunan manusia khususnya penghapusan Kemiskinan Ekstrem dan penurunan angka stunting, juga melakukan pengecekan pemulihan pasca konflik sosial yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan ke Kabupaten Dogiyai, Menko PMK menyempatkan berkunjung ke lokasi rumah warga yang mengalami kebakaran, sekaligus memberikan paket bantuan dari Kemensos dan BNPB. Kemudian Menko PMK melakukan dialog dengan Forum Koordinasi Umat Beragama (FKUB) yang terdiri dari pemuka agama, yakni Pastor, Pendeta, Ustad dan juga dialog dengan unsur Pemda Kab.Dogiyai, DPRD Kab. Dogiyai, Dandim, Polres.

"Hari ini saya berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan Unsur Masyarakat, terutama para pemuka agama, Pastor, Pendeta, Ustad untuk bersama berkolaborasi membangun kembali dan memulihkan kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten Dogiyai ini," ujar Muhadjir usai melakukan dialog bersama unsur Pemda dan Unsur Masyarakat, bertempat di rumah jabatan Bupati Dogiyai.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK didampingi oleh Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan, serta pejabat dari Kemenko PMK. Selain itu juga hadir Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa, Plh. Sekda Prov. Papua Tengah, Kadis Sosial Papua Tengah, Dandim, Kapolres, dan tokoh masyarakat. Dialog membahas tentang progres program prioritas nasional pembangunan manusia, yakni stunting dan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Dogiyai.

Dari hasil diskusi ini ditemukan beberapa masalah dan hambatan program di Dogiyai yang nanti akan dicarikan solusi, sehingga kedepan upaya kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan lebih masif untuk membangun sinergitas percepatan pelaksanaan program prioritas tersebut di daerah.

Menko Muhadjir mengatakan, bahwa telah meminta jajaran aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan pemuka agama di Kabupaten Dogiyai untuk saling menguatkan dan bahu membahu dalam melakukan pengamanan khususnya untuk keberlanjutan program prioritas bidang pembangunan manusia di Kab. Dogiyai.

Kunjungan kerja merupakan salah satu bentuk pendampingan dan pembinaan dari pemerintah pusat untuk memastikan program prioritas nasional berjalan dengan baik di daerah. Berbagai kendala yang terkait dengan pemerintah pusat dan tidak dapat diatasi oleh pemerintah daerah, menjadi perhatian pemerintah pusat untuk dicarikan solusinya.

Baca Juga: Tahukah Kamu? Kondisi Ekonomi 2019 Capai Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi

Menko Muhadjir berpesan supaya kejadian serupa tidak kembali terjadi lagi di Kabupaten Dogiyai. "Konflik sosial sudah sering terjadi, dan sudah kita diskusikan dengan petugas keamanan di sana, ada Pak Dandim, Pak Kapolres. Intinya kita bertekad agar kejadian seperti ini tidak terjadi kembali," jelasnya.

Lebih lanjut, untuk rumah hunian atau kios warga yang terbakar karena kerusuhan, Muhadjir menyatakan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Dogiyai dan pihak terkait untuk penanganan pemulihannya. Termasuk juga beberapa ruas jalan yang dihambat serta akses telekomunikasi yang sebagian terputus, juga akan dikoordinasikan oleh Menko PMK supaya bisa kembali pulih.

Menko Muhadjir berharap, situasi di Kabupaten Dogiyai bisa kembali kondusif dan semua aktivitas warga bisa kembali lancar seperti sedia kala.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Calon Ketum...
Pendaftaran Calon Ketum BPD HIPMI Papua Tengah Periode 2025-2028 Dibuka
Kemenko PM Libatkan...
Kemenko PM Libatkan Pelaku Ekonomi Kreatif Susun Program Berdaya Berusaha
Singgung Soal SDM Indonesia,...
Singgung Soal SDM Indonesia, Menko PMK Pratikno: Mayoritas Masih Low Quality
Banyak Kelas Menengah...
Banyak Kelas Menengah Indonesia Jatuh Miskin, Menko PMK Terus Pantau
6.000 Rekening Diblokir...
6.000 Rekening Diblokir Terkait Judi Online, Menko PMK: Uangnya Akan Diambil Negara
Korban Judi Online Akan...
Korban Judi Online Akan Diberi Bansos, Logika Pemerintah Dipertanyakan
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Berita Terkini
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved