Gawat! IMF Ramalkan Harga Biji-bijian Global Bisa Meningkat Tajam
Sabtu, 29 Juli 2023 - 08:16 WIB
loading...
Harga biji-bijian global diramal bisa melonjak 15% setelah Rusia menolak memperbarui Prakarsa Transportasi Biji-bijian Laut Hitam. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kepala Ekonom Dana Moneter Internasional (IMF) Pierre-Olivier Gourinchas menyebutkan harga gandum dan biji-bijian global bisa melonjak hingga 15% setelah Rusia menolak untuk memperbarui Prakarsa Transportasi Biji-bijian Laut Hitam minggu lalu.
Dikutip dari Bloomberg, ekonom tersebut menyatakan bahwa Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam itu sangat berperan dalam memastikan pasokan yang cukup pada tahun lalu, dan penghentian perjanjian tersebut kemungkinan besar akan memberikan tekanan pada harga pangan.
Baca Juga: Rusia Ungkap 7 Syarat Gabung Lagi Kesepakatan Biji-bijian
"Sementara IMF masih menilai perkiraannya tentang dampak potensial dari langkah Rusia, kenaikan harga biji-bijian sebesar 10% hingga 15% adalah perkiraan yang masuk akal," kata Gourinchas seperti dilansir Russia Today, Sabtu (29/7/2023).
Perjanjian tersebut, yang dimediasi oleh PBB dan Turkiye, ditandatangani pada Juli 2022, kemudian diperpanjang berulang kali dan akan berakhir pada 17 Juli. Perjanjian tersebut menjamin koridor perdagangan yang aman bagi kapal untuk mengekspor biji-bijian Ukraina dari pelabuhan Laut Hitam.
Dikutip dari Bloomberg, ekonom tersebut menyatakan bahwa Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam itu sangat berperan dalam memastikan pasokan yang cukup pada tahun lalu, dan penghentian perjanjian tersebut kemungkinan besar akan memberikan tekanan pada harga pangan.
Baca Juga: Rusia Ungkap 7 Syarat Gabung Lagi Kesepakatan Biji-bijian
"Sementara IMF masih menilai perkiraannya tentang dampak potensial dari langkah Rusia, kenaikan harga biji-bijian sebesar 10% hingga 15% adalah perkiraan yang masuk akal," kata Gourinchas seperti dilansir Russia Today, Sabtu (29/7/2023).
Perjanjian tersebut, yang dimediasi oleh PBB dan Turkiye, ditandatangani pada Juli 2022, kemudian diperpanjang berulang kali dan akan berakhir pada 17 Juli. Perjanjian tersebut menjamin koridor perdagangan yang aman bagi kapal untuk mengekspor biji-bijian Ukraina dari pelabuhan Laut Hitam.
Lihat Juga :