Soal Investasi di IKN, Apindo: Bangun Mal Siapa yang Akan Berkunjung?
Selasa, 01 Agustus 2023 - 07:15 WIB
loading...
Pengusaha masih menanti perkembangan IKN sebelum berinvestasi. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ) Shinta W. Kamdani mengatakan, pertimbangan mendasar pelaku usaha melakukan investasi di Ibu Kota Nusantara ( IKN ) adalah terkait sisi permintaan. Para pelaku usaha masih menakar permintaan dari populasi yang akan tinggal di IKN terutama pada tahap awal pemindahan yang hanya akan diisi oleh para pegawai negeri sipil (PSN) yang menjalankan fungsi pemerintahan.
Baca juga: Jokowi Minta Pengusaha Dukung Hilirisasi di Depan Pengurus Baru DPN Apindo 2023-2028
"Permasalah yang utama adalah mengenai permintaan atau demand, misalnya kalau bangun mal di situ maka siapa yang akan datang," ujar Shinta usai Pengukuhan DPN Apindo 2023 - 2028, Senin (31/7/2023).
Shinta berharap pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur dasar untuk memfasilitasi mobilitas di dalam kawasan IKN saja. Tapi juga sekaligus memberikan akses terhadap para pengusaha di kawasan penyangga IKN.
"Jadi pemerintah harus masuk dengan infrastruktur yang memadai, bagaimana cara pemindahan masyarakat ke sana. Masyarakat di sekitar seperti di Balikpapan dan Samarinda, bagaimana mereka bisa memanfaatkan fasilitas-fasilitas di IKN," sambungnya.
Baca juga: Jokowi Minta Pengusaha Dukung Hilirisasi di Depan Pengurus Baru DPN Apindo 2023-2028
"Permasalah yang utama adalah mengenai permintaan atau demand, misalnya kalau bangun mal di situ maka siapa yang akan datang," ujar Shinta usai Pengukuhan DPN Apindo 2023 - 2028, Senin (31/7/2023).
Shinta berharap pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur dasar untuk memfasilitasi mobilitas di dalam kawasan IKN saja. Tapi juga sekaligus memberikan akses terhadap para pengusaha di kawasan penyangga IKN.
"Jadi pemerintah harus masuk dengan infrastruktur yang memadai, bagaimana cara pemindahan masyarakat ke sana. Masyarakat di sekitar seperti di Balikpapan dan Samarinda, bagaimana mereka bisa memanfaatkan fasilitas-fasilitas di IKN," sambungnya.
Lihat Juga :