Wamen BUMN Dibuat Jengkel KAI Gara-gara Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Sebabnya
Selasa, 01 Agustus 2023 - 15:46 WIB
loading...
Wamen BUMN I, Kartika Wirjoatmodjo mengaku geram dengan PT KAI, lantaran akses Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) ke Jalan Tol dan Jalan utama baru akan dibangun pada akhir November 2022. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri atau Wamen BUMN I, Kartika Wirjoatmodjo mengaku geram dengan PT KAI (Persero), lantaran akses Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) ke Jalan Tol dan Jalan utama baru akan dibangun pada akhir November 2022. Padahal, saat itu pembangunan stasiun KCJB sudah hampir rampung.
Baca Juga: Skema Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disiapkan, Catat Tanggalnya!
Lelaki yang akrab disapa Tiko itu menyebut kala itu Stasiun KCJB di Halim dan Karawang tidak memiliki akses ke jalan tol dan jalan utama. Sehingga, pada akhir tahun lalu pihaknya pun mendorong PT KAI (Persero) untuk menginisiasi pembangunan akses tersebut.
"Saya miss satu hal, November tahun lalu saya baru realize kita lupa mikirin akses stasiun, ini saya sebel juga waktu kemarin sama anak-anak KAI. Jadi akses stasiunnya itu belum dipikirin Halim, Karawang, itu tidak ada akses jalan ke Tol sama Jalan besar," ucap Tiko saat gelaran Injorney Talks, di TMII, Selasa (1/8/2023).
Baca Juga: KA Cepat Rentan Gangguan, Masyarakat Diimbau Tak Main Layang-layang
Akses yang menghubungkan Stasiun Kereta Cepat dan jalan Tol dan utama masih dalam tahap konstruksi. Tiko memastikan, finalisasi atas pembangunan tersebut rampung akhir tahun ini. Sayangnya pembangunan akses jalan tersebut lamban, lantaran operasional KCJB akan diresmikan Agustus tahun ini.
"Baru kita dorong sekarang, ini makanya Karawang sama Padalarang baru akhir tahun (selesai pembangunan, karena di Karawang itu kalau kita buka stasiunnya di depannya tidak ada jalan," kata dia.
Tiko menyayangkan, bahwa dalam perencanaan pembangunan infrastruktur mega proyek di sektor transportasi itu justru melewatkan akses jalan.
"Ini stupid juga, kok bisa kelewatan. Stasiun jadi, kereta ada, belum dibikin jalan di depannya. Itu bisa kelewatan juga. Saya bilang ini gimana perencananya, masalah jalan gak ada, baru sekarang mau dibangun," tuturnya.
Baca Juga: Skema Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disiapkan, Catat Tanggalnya!
Lelaki yang akrab disapa Tiko itu menyebut kala itu Stasiun KCJB di Halim dan Karawang tidak memiliki akses ke jalan tol dan jalan utama. Sehingga, pada akhir tahun lalu pihaknya pun mendorong PT KAI (Persero) untuk menginisiasi pembangunan akses tersebut.
"Saya miss satu hal, November tahun lalu saya baru realize kita lupa mikirin akses stasiun, ini saya sebel juga waktu kemarin sama anak-anak KAI. Jadi akses stasiunnya itu belum dipikirin Halim, Karawang, itu tidak ada akses jalan ke Tol sama Jalan besar," ucap Tiko saat gelaran Injorney Talks, di TMII, Selasa (1/8/2023).
Baca Juga: KA Cepat Rentan Gangguan, Masyarakat Diimbau Tak Main Layang-layang
Akses yang menghubungkan Stasiun Kereta Cepat dan jalan Tol dan utama masih dalam tahap konstruksi. Tiko memastikan, finalisasi atas pembangunan tersebut rampung akhir tahun ini. Sayangnya pembangunan akses jalan tersebut lamban, lantaran operasional KCJB akan diresmikan Agustus tahun ini.
"Baru kita dorong sekarang, ini makanya Karawang sama Padalarang baru akhir tahun (selesai pembangunan, karena di Karawang itu kalau kita buka stasiunnya di depannya tidak ada jalan," kata dia.
Tiko menyayangkan, bahwa dalam perencanaan pembangunan infrastruktur mega proyek di sektor transportasi itu justru melewatkan akses jalan.
"Ini stupid juga, kok bisa kelewatan. Stasiun jadi, kereta ada, belum dibikin jalan di depannya. Itu bisa kelewatan juga. Saya bilang ini gimana perencananya, masalah jalan gak ada, baru sekarang mau dibangun," tuturnya.
(akr)
Lihat Juga :