Fitch Pangkas Peringkat Utang AS, Gedung Putih Tak Terima
Rabu, 02 Agustus 2023 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Terungkap Fakta-fakta Ekonomi India Bakal Salip AS di 2075
Keputusan Fitch tersebut memicu reaksi keras dari Gedung Putih. Washington menegaskan tidak setuju dengan penurunan peringkat utang oleh Fitch tersebut. "Itu menentang kenyataan. Menurunkan peringkat utang Amerika Serikat pada saat Presiden Biden telah memberikan pemulihan terkuat dari ekonomi Amerika," kata Sekretaris Pers Karine Jean-Pierre.
Ini bukan pertama kalinya sebuah lembaga pemeringkat menurunkan peringkat AS. Standard & Poor's pernah memangkas peringkat kredit negara tersebut menjadi AA+ dari AAA pada tahun 2011 setelah Washington berhasil menghindari gagal bayar. Saat itu, agensi tersebut menyoroti risiko politik sebagai bagian dari alasannya.
Protes juga dilontarkan Menteri Keuangan AS Janet L Yellen. Menurutnya, keputusan Fitch Ratings tersebut sewenang-wenang dan berdasarkan data yang sudah usang. "Model peringkat kuantitatif Fitch menurun tajam antara 2018 dan 2020. Namun Fitch mengumumkan perubahannya sekarang, terlepas dari kemajuan yang kami lihat di banyak indikator yang diandalkan Fitch untuk keputusannya," tegas Yellen melalui keterangan resmi.
Yellen bahkan mengklaim tata kelola utang AS menunjukkan peningkatan selama masa pemerintahan Joe Biden. Yellen juga meyakini bahwa penilaian Fitch Ratings tak akan mengubah pandangan warga AS, investor, dan orang-orang di seluruh dunia, bahwa sekuritas Kementerian Keuangan AS tetap menjadi aset aman dan likuid terkemuka di dunia. Yellen pun menegaskan bahwa ekonomi negara itu secara fundamental tetap kuat.
Keputusan Fitch tersebut memicu reaksi keras dari Gedung Putih. Washington menegaskan tidak setuju dengan penurunan peringkat utang oleh Fitch tersebut. "Itu menentang kenyataan. Menurunkan peringkat utang Amerika Serikat pada saat Presiden Biden telah memberikan pemulihan terkuat dari ekonomi Amerika," kata Sekretaris Pers Karine Jean-Pierre.
Ini bukan pertama kalinya sebuah lembaga pemeringkat menurunkan peringkat AS. Standard & Poor's pernah memangkas peringkat kredit negara tersebut menjadi AA+ dari AAA pada tahun 2011 setelah Washington berhasil menghindari gagal bayar. Saat itu, agensi tersebut menyoroti risiko politik sebagai bagian dari alasannya.
Protes juga dilontarkan Menteri Keuangan AS Janet L Yellen. Menurutnya, keputusan Fitch Ratings tersebut sewenang-wenang dan berdasarkan data yang sudah usang. "Model peringkat kuantitatif Fitch menurun tajam antara 2018 dan 2020. Namun Fitch mengumumkan perubahannya sekarang, terlepas dari kemajuan yang kami lihat di banyak indikator yang diandalkan Fitch untuk keputusannya," tegas Yellen melalui keterangan resmi.
Yellen bahkan mengklaim tata kelola utang AS menunjukkan peningkatan selama masa pemerintahan Joe Biden. Yellen juga meyakini bahwa penilaian Fitch Ratings tak akan mengubah pandangan warga AS, investor, dan orang-orang di seluruh dunia, bahwa sekuritas Kementerian Keuangan AS tetap menjadi aset aman dan likuid terkemuka di dunia. Yellen pun menegaskan bahwa ekonomi negara itu secara fundamental tetap kuat.
(fjo)
Lihat Juga :