Rubel Melemah, Masyarakat Rusia Ramai-ramai Jual Dolar

Minggu, 13 Agustus 2023 - 15:25 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Lawan Sanksi Eropa, Rusia Luncurkan Rubel Digital

Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov menghubungkan hal itu dengan tren perubahan neraca perdagangan negara di tengah tekanan sanksi Barat dan permintaan yang kuat untuk mata uang asing selama musim panas. Pada awal Juni, dolar dihargai sekitar 80-81 rubel, dan pada Juli bernilai sekitar 89 rubel. Ini memuncak pada 6 Juli, ketika nilai tukar melebihi 93 rubel terhadap dolar untuk pertama kalinya sejak Maret 2022. Tren berlanjut bulan ini, dengan rubel melintasi 98 terhadap dolar pada 9 Agustus.

Sementara itu, regulator mengatakan bahwa pasar mata uang yang diperdagangkan di bursa Rusia terus berpaling dari dolar dan euro yang "beracun", ke mata uang negara-negara sahabat, atau uang dari negara-negara yang tidak memberikan sanksi terhadap Rusia sehubungan dengan konflik di Ukraina.

Misalnya, pangsa yuan China di pasar melonjak dari 39,8% pada Juni menjadi 44,0% pada Juli, yang merupakan rekor tertinggi baru untuk Rusia. Sementara, pangsa euro dan dolar turun dari 58,8% pada Juni menjadi 54,4% bulan lalu.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Rekomendasi
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved