Punya Capex Rp547 Miliar, Tapi Kimia Farma Ogah Ekspansi Bisnis Tahun ini
Kamis, 30 Juli 2020 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, anggaran untuk pengembangan vaksin Covid-19 ataupun obat-obatan di luar Covid-19 menjadi wewenang perseroan lain, dalam hal ini adalah PT Bio Farma (Persero).
Lebih lanjut dia menjelaskan, ketiadaan ekspansi bisnis Kimia Farma tentu didasari atas keterbatasan modal kerja. Sebelumnya, perseroan mencatat telah menerima pembayaran utang dari pemerintah senilai Rp400 miliar dari total utang sebesar Rp1,13 triliun. Namun begitu, pemerintah kembali melakukan pinjaman kepada perseroan sehingga pembayaran utang hanya tercatat sebesar Rp150 miliar.
(Baca Juga: Pemerintah Baru Bayar Utang Kimia Farma Rp400 Miliar, Tapi Pinjam Lagi)
Adapun, debitur utang tersebut antara lain, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Dinas Kesehatan, rumah sakit (RS) pemerintah, RS TNI, dan, RS Polri. "Sudah masuk (pembayaran) dari total piutang Rp1,13 triliun, itu jumlah masuk kurang lebih Rp400 miliar. Tapi ada pengambilan lagi jadi nett Rp150 miliar," papar Verdi.
Lebih lanjut dia menjelaskan, ketiadaan ekspansi bisnis Kimia Farma tentu didasari atas keterbatasan modal kerja. Sebelumnya, perseroan mencatat telah menerima pembayaran utang dari pemerintah senilai Rp400 miliar dari total utang sebesar Rp1,13 triliun. Namun begitu, pemerintah kembali melakukan pinjaman kepada perseroan sehingga pembayaran utang hanya tercatat sebesar Rp150 miliar.
(Baca Juga: Pemerintah Baru Bayar Utang Kimia Farma Rp400 Miliar, Tapi Pinjam Lagi)
Adapun, debitur utang tersebut antara lain, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Dinas Kesehatan, rumah sakit (RS) pemerintah, RS TNI, dan, RS Polri. "Sudah masuk (pembayaran) dari total piutang Rp1,13 triliun, itu jumlah masuk kurang lebih Rp400 miliar. Tapi ada pengambilan lagi jadi nett Rp150 miliar," papar Verdi.
(fai)
Lihat Juga :