Penyesuaian Tarif Tol Setiap 2 Tahun Sekali Bakal Digugat ke MK

Selasa, 15 Agustus 2023 - 22:15 WIB
loading...
Penyesuaian Tarif Tol...
Kenaikan tarif tol setiap 2 tahun sekali akan digugat ke MK. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indonesia Toll Road Watch (ITRW) menyatakan penyesuaian tarif jalan tol yang rutin dilakukan dua tahun sekali membuat tarif semakin lama, semakin mahal. ITRW berpandangan, kebijakan tersebut akan segera digugat karena dinilai bertolak belakang antara kepentingan para investor dengan kebutuhan konsumen atau pengguna tol .

Baca juga: Sambut HUT ke-78 RI, Tol Cibitung-Cilincing Beri Diskon: Paling Murah Rp5.500

"Regulasi soal jalan tol akan digugat ke MK oleh komunitas pengguna jalan tol yang dinilai tarif tol di Indonesia terlalu mahal," ujar Revy Petragradia, Divisi Perekonomian/Pembiayaan ITRW dalam keterangannya, Selasa (15/8/2023).

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebaiknya independen untuk menjadi wasit. Memberikan kenaikan tarif kepada badan usaha jalan tol, tapi juga memperhatikan kemampuan konsumen sebagai pengguna.

Berdasarkan UU No. 38 Tahun 2004 dan turunannya PP No. 15 tahun 2005 (yang telah mengalami beberapa perubahan, yang terakhir PP No. 17 tahun 2021), telah diatur bahwa pengembalian investasi jalan tol adalah melalui pembayaran tarif tol dan juga pendapatan dari pemanfaatan iklan, bangunan utilitas, maupun tempat istirahat dan pelayanan.

Tarif tol dihitung berdasarkan kemampuan bayar pengguna jalan tol (ATP), besar keuntungan biaya operasi kendaraan (selisih BOK dan nilai waktu), dan kelayakan investasi (investasi). Dalam menentukan formulasi jalan tol, BUJT melakukan kajian ekonomi dan finansial sehingga dari kajian tersebut harus dapat ditunjukkan bagaimana kelayakannya; untuk kelayakan ekonomi ditunjukkan dengan Economic IRR > Social Discount Rate dan untuk kelayakan finansial ditunjukkan dengan Financial IRR (Project) IRR > Weight Average Cost of Capital (WACC).

Formulasi tarif pun diperhitungkan dari hasil survei atau kajian Ability to Pay (ATP)/Willingness to Pay (WTP) pengguna jalan tol. Hal inilah yang menjadi titik awal sejauh mana studi ini secara validitas data calon pengguna jalan tol dapat dipertanggungjawabkan. Karena apabila kecukupan data dan profile pengguna jalan tidak sesuai, maka formulasi tarif pun menjadi tidak akurat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
2,1 Juta Kendaraan Kembali...
2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Masih Berlaku Hari Ini
Tol Trans Sumatera Diskon...
Tol Trans Sumatera Diskon 30% saat Lebaran 2026, Berikut Rincian Tarifnya
Jelang Mudik, Tarif...
Jelang Mudik, Tarif Tol Semarang-Batang Melonjak Sampai Rp33.000
Jasa Marga Pastikan...
Jasa Marga Pastikan Diskon Tarif Tol 30% saat Mudik Tak Ganggu Kinerja Perseroan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, 330 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Regional Nusantara
Rekomendasi
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Berita Terkini
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved