Kuliahi Anggota Komisi XI soal PDB dan Inflasi, Sri Mulyani: Kita Masih Untung

Rabu, 30 Agustus 2023 - 15:04 WIB
loading...
Kuliahi Anggota Komisi...
Sri Mulyani menegaskan bahwa ekonomi Indonesia masih untung. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menanggapi pertanyaan dari anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan, Menteri Keuangan Sri Mulyani membandingkan antara pertumbuhan PDB Indonesia dengan inflasi. Di 2022, pertumbuhan ekonomi RI mencapai 5,3%, tetapi inflasi berada di level 5,5%, yang kemudian dinilai 'ekonomi RI tekor'.

Baca juga: 2022 Bukan Tahun Biasa, Sri Mulyani: RI, Satu dari Sedikit Negara yang Mampu Melewatinya

"Kami ingin sampaikan Pak Marwan, bahwa kalau berbicara tentang pertumbuhan atau growth, itu adalah riil. Itu berarti inflasi sudah dikurangkan, inflasi itu perbandingannya dengan growth nominal atau value," ungkap Sri dalam rapat kerja dengan Komisi XI di Jakarta, Rabu (30/8/2023).

Sehingga, growth yang ada di dalam PDB itu bersifat riil, karena inflasi sudah dikeluarkan. Jadi, ini menjadi pertumbuhan yang memang riil naiknya 5,3%.

"Kalau mau memasukkan inflasi, PDB kita itu naiknya 15,4%, itu nilai value rupiahnya. Jadi kalau mau dikurangkan dengan inflasi 5,5%, kita masih tumbuh kira-kira 9%. Jadi ada memang indikator inflasi yang dihitung BPS berdasarkan pergerakan harga, ada di dalam penghitungan PDB itu menggunakan deflator PDB," papar Sri.

Dia menyebut bahwa skema itu memang agak sedikit berbeda, tetapi keduanya menggambarkan pergerakan harga.

"Jadi Pak Marwan, ini juga sempat kemarin dibawa di Paripurna oleh PKS dan juga di Banggar, jadi kami merasa perlu untuk menjelaskan. Jadi kalau membandingkan antara PDB riil pertumbuhannya tidak dibandingkan dengan inflasi. Kalau mau menggunakan inflasi kita membandingkannya dengan nominal," sambung Sri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Berita Terkini
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Infografis
Ingatan Manusia dan...
Ingatan Manusia dan Kera Diklaim Punya Banyak Kesamaan Soal Hubungan Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved