Indonesia Akan Jadi Pasar Industri Streaming Terbesar di Asia Tenggara
Kamis, 31 Agustus 2023 - 13:27 WIB
loading...
Acara AVIA Indonesia in View, di Park Hyatt Jakarta. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Industri video streaming di dunia, khususnya Indonesia, dinilai masih berpeluang besar. Asia Video Industry Association (AVIA) juga percaya bahwa Indonesia adalah salah satu pasar video paling kompetitif di Asia.
Baca juga: Clarissa Tanoesoedibjo: Market Video Streaming di Indonesia Tumbuh Pesat
Managing Director Vision+ Clarissa Tanoesoedibjo mengatakan, acara tahunan AVIA yang kali ini digelar di Indonesia diharapkan terus berjalan seiring pertumbuhan industri digital di dunia. Menurut Clarissa Indonesia akan jadi pasar terbesar di Asia Tenggara.
"Harapan saya supaya ini berjalan terus, 3-5 tahun ke depan, karena industri streaming di Indonesia memang sedang hot-hotnya dan semoga semua pemain bisa lebih melihat keluasan, juga opportunity untuk bisa membesarkan video streaming dalam negaranya," ungkap Clarissa saat ditemui usai menjadi pembicara di acara AVIA Indonesia in View, di Park Hyatt Jakarta, Kamis (31/8/2023).
Menurut Clarissa, event yang dibawa oleh CEO dari AVIA, Louis Boswell, memang diselenggarakan setiap tahun di beberapa negara yang berbeda. Indonesia selalu dipilih karena peluang pasar yang besar.
"Cuma karena negara Indonesia ini banyak peminatnya dan memang banyak pemain yang ingin masuk ke Indonesia mereka mengadakan setiap tahun di Indonesia," kata Clarissa.
Meski ada tantangan pembajakan, 94% konsumen Indonesia percaya bahwa pembajakan online mempunyai konsekuensi negatif, persentase terbesar di kawasan ini, dengan dampak negatif terbesar yang dirasakan terhadap industri kreatif.
Baca juga: Clarissa Tanoesoedibjo: Market Video Streaming di Indonesia Tumbuh Pesat
Managing Director Vision+ Clarissa Tanoesoedibjo mengatakan, acara tahunan AVIA yang kali ini digelar di Indonesia diharapkan terus berjalan seiring pertumbuhan industri digital di dunia. Menurut Clarissa Indonesia akan jadi pasar terbesar di Asia Tenggara.
"Harapan saya supaya ini berjalan terus, 3-5 tahun ke depan, karena industri streaming di Indonesia memang sedang hot-hotnya dan semoga semua pemain bisa lebih melihat keluasan, juga opportunity untuk bisa membesarkan video streaming dalam negaranya," ungkap Clarissa saat ditemui usai menjadi pembicara di acara AVIA Indonesia in View, di Park Hyatt Jakarta, Kamis (31/8/2023).
Menurut Clarissa, event yang dibawa oleh CEO dari AVIA, Louis Boswell, memang diselenggarakan setiap tahun di beberapa negara yang berbeda. Indonesia selalu dipilih karena peluang pasar yang besar.
"Cuma karena negara Indonesia ini banyak peminatnya dan memang banyak pemain yang ingin masuk ke Indonesia mereka mengadakan setiap tahun di Indonesia," kata Clarissa.
Meski ada tantangan pembajakan, 94% konsumen Indonesia percaya bahwa pembajakan online mempunyai konsekuensi negatif, persentase terbesar di kawasan ini, dengan dampak negatif terbesar yang dirasakan terhadap industri kreatif.
Lihat Juga :