alexa snippet

Wall Street Berakhir Lebih Rendah Dibayangi Kebijakan Trump

Wall Street Berakhir Lebih Rendah Dibayangi Kebijakan Trump
Wall Street pada perdagangan awal pekan berakhir lebih rendah ketika sebagian investor khawatir terhadap kebijakan Presiden AS Donald Trump. Foto/Ist
A+ A-
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan awal pekan kemarin waktu setempat berakhir lebih rendah ketika sebagian investor khawatir terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Para pelaku pasar mencemaskab rencana pemotongan pajak dalam upaya meningkatkan perekonomian bisa memakab waktu lebih lama dari yang diharapkan sebelumnya.

Pasar saham AS sendiri telah mencetak serangkaian rekor sejak pemilihan Trump sebagai Presiden, meski begitu telah sedikit goyah dalam beberapa pekan terakhir. Situasi ini lantaran para investor cemas karena kurangnya penjelasan tentang proposal dan draf rancangan reformasi pajak dan pengurangan aturan.

S & P 500 dan Dow berakhir lebih rendah setelah Direktur FBI James Comey mengatakan dalam sidang kongres bahwa ia telah memiliki bukti untuk mendukung klaim Trump terkait tudingan kepada mantan Presiden Barack Obama telah melakukan penyadapan terhadap tim kampanye Trump.

Tercatat indeks Dow Jones Industrial Averange (DJI) berakhir melemah 0,04% untuk menutup awal pekan di level  20,905.86, sementara indeks S & P 500 kehilangan 0,20% menjadi 2,373.47. Sementara komposit Nasdaq meningkat 0,01% di level 5,901.53 setelah sebentar memukul catatan tertinggi.

Tujuh dari dari 11 sektor utama S & P lebih rendah dengan dipimpin kejatuhan indeks keuangan mencapai 0,9 persen. Sementara harga minyak terus mengalami penyusutan di tengah harapan investor harga akan terus naik. Di sisi lain saham ritel juga turun 1,5% dipengaruhi rencana perbatasan yang diyakini bakal membuat harga jauh lebih tinggi untuk konsumen.

S & P 500 tidak berubah dalam sepakan terakhir, namun sejak pemilihan presiden pada 8 November, lalu sudah melonjak mencapai 11%. Pada perdagangan kali ini saham Apple (AAPL. O) naik 1,05% ke rekor tertinggi dan ditutup pada posisi USD141.46. Selain itu saham Walt Disney (DIS. N) juga meningkat 0,85% setelah film terbaru mereka Beauty and the Beast masuk dalam box-office.

Ada juga saham Caterpillar (CAT.N) yang bertambah 2,68% untuk memberikan dirongan terhadap Dow Jones. Sekitar 5,8 miliar saham diperdagangkan pada bursa saham AS kemarin waktu setempat, masih rendah dibandingkan dengan rata-rata harian 7,1 juta selama 20 sesi.



(akr)
loading gif
Top