Krisis Properti China Memburuk, Sino-Ocean Setop Bayar Utang Luar Negeri

Jum'at, 15 September 2023 - 15:44 WIB
loading...
A A A
Sejak China Evergrande Group tersandung krisis dua tahun lalu, korban-korban baru bermunculan. Country Garden Holdings, yang pernah menjadi pembangun rumah terbesar di China dan menjadi standar emas di industri ini, bulan ini menghubungi para kreditur untuk menunda kewajiban utangnya.

"Grup ini telah mengalami penurunan pesat dalam penjualan kontrak dan peningkatan ketidakpastian dalam pelepasan aset dan terus menerus menghadapi keterbatasan dalam berbagai aktivitas pembiayaan," kata Sino-Ocean yang berbasis di Beijing dalam pengajuannya. "Jalan yang optimal ke depan adalah restrukturisasi holistik untuk menstabilkan operasinya," tambahnya.

Perusahaan ini menyewa bank investasi AS Houlihan Lokey untuk menata ulang keuangannya dan mempertahankan Sidley Austin untuk memberikan nasihat hukum. Saham Sino-Ocean ditutup pada harga SHK0,66 per lembar pada Kamis (15/9) setelah kehilangan 42% dari nilai pasar tahun ini.

Berdasarkan pengajuan pemegang saham utama perusahaan ini adalah perusahaan asuransi yang dikendalikan oleh pemerintah, China Life Group dan Dajia Insurance Group, dengan kepemilikan saham masing-masing lebih dari 29%.

Kerugian melebar menjadi 18,6 miliar yuan pada paruh pertama 2023 dari 1,1 miliar yuan pada periode yang sama tahun sebelumnya, menurut laporan keuangan terbarunya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved