Bareng PHE ONWJ, Buruh Pengupas Rajungan Sukses Merintis Bisnis
Senin, 18 September 2023 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Pada mulanya, tidak mudah mengajak ibu-ibu untuk menempuh jalan sebagai pengusaha kecil. Mereka pesimistis. Terutama di sisi kepastian penghasilan. Apalagi saat pandemi melanda Indonesia dari 2020 sampai 2022. Roda ekonomi di sektor UMKM lumpuh karena daya beli masyarakat turun.
Usaha Iin berbuah manis. Pada 2022, bergabung 12 kelompok UMKM baru, menggenapi jumlah menjadi 15 kelompok. Gayung bersambut, PHE ONWJ sejak 2018 fokus mengembangkan profram pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi dengan mendampingi pelaku UMKM di Desa Sukajaya, Karawang.
Pada awalnya, PHE ONWJ mendampingi 15 kelompok UMKM yang tergabung dalam kelompok Pantai Barokah. Kini, sudah 27 UMKM bergabung, salah satunya UMKM yang dikelola oleh Iin. Omzet UMKM di bawah komando Iin berkisar antara Rp 3 sampai Rp 7 juta. Mereka memproduksi macam-macam makanan, sebagian besar didominasi bahan laut.
Baca Juga: Pertamina Dorong UMKM Binaan Perluas Pasar Global Lewat Ajang Kriyanusa 2023
Ada kerupuk ikan teri, sate bandeng, ikan bakar, kerupuk rajungan, terasi ikan, sambal cumi, siwang, amplang, mpek-mpek rajungan, bakso ikan remang, dendeng ikan japuh, dodol mangrove, basreng rajungan, kerupuk ikan remang, jus mangrove, udang krispi, dan bola-bola susu.
Iin sedikit banyak telah berkontribusi mengubah wajah Dusun Pasir Putih, Desa Sukajaya. Ia kini tidak lagi harus melawan dingin, berangkat ngantor pagi buta. Bersama ibu-ibu lainnya, Iin merintis usaha, berharap usahanya semakin jaya. Jaya seperti nama desa tempat tinggalnya Sukajaya.
Usaha Iin berbuah manis. Pada 2022, bergabung 12 kelompok UMKM baru, menggenapi jumlah menjadi 15 kelompok. Gayung bersambut, PHE ONWJ sejak 2018 fokus mengembangkan profram pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi dengan mendampingi pelaku UMKM di Desa Sukajaya, Karawang.
Pada awalnya, PHE ONWJ mendampingi 15 kelompok UMKM yang tergabung dalam kelompok Pantai Barokah. Kini, sudah 27 UMKM bergabung, salah satunya UMKM yang dikelola oleh Iin. Omzet UMKM di bawah komando Iin berkisar antara Rp 3 sampai Rp 7 juta. Mereka memproduksi macam-macam makanan, sebagian besar didominasi bahan laut.
Baca Juga: Pertamina Dorong UMKM Binaan Perluas Pasar Global Lewat Ajang Kriyanusa 2023
Ada kerupuk ikan teri, sate bandeng, ikan bakar, kerupuk rajungan, terasi ikan, sambal cumi, siwang, amplang, mpek-mpek rajungan, bakso ikan remang, dendeng ikan japuh, dodol mangrove, basreng rajungan, kerupuk ikan remang, jus mangrove, udang krispi, dan bola-bola susu.
Iin sedikit banyak telah berkontribusi mengubah wajah Dusun Pasir Putih, Desa Sukajaya. Ia kini tidak lagi harus melawan dingin, berangkat ngantor pagi buta. Bersama ibu-ibu lainnya, Iin merintis usaha, berharap usahanya semakin jaya. Jaya seperti nama desa tempat tinggalnya Sukajaya.
(nng)
Lihat Juga :