Luhut Sentil Negara Barat: Jangan Ajari Kami Soal Climate Change
Senin, 25 September 2023 - 18:31 WIB
loading...
A
A
A
Luhut menegaskan, bahwa pemerintah Indonesia tidak akan membuat kebijakan yang membuat kebijakan yang menghancurkan generasi mendatang. Dia pun menjabarkan bahwa Indonesia telah membuktikan aksi nyata dengan menekan jumlah sampah plastik garbage di laut sekitar 39%.
"Kita salah satu negara yang banyak proses sampah di darat, mengurangi sampah masuk ke laut," ungkapnya.
Kemudian kata Luhut, Indonesia juga melakukan replanting mangrove hingga 600 ribu hektare sampai tahun depan, penurunan tingkat kebakaran hutan, hingga kepemilikan debit reservoir dan salin akuifer berkapasitas 400 giga ton untuk injeksi CO2.
"Kita bisa inject Co2 ke dalam itu, kita tahu semua itu sehingga akan kita dapatkan nanti produk-produk green," katanya.
Selain itu, Indonesia diketahui punya potensi energi bersih hingga 3.600 GW dari berbagai sumber, termasuk solar panel. "Kita juga punya program yang lagi difinalize itu pengembangan 62 GW renewable energy dari solar panel, hydro power, geothermal, dan sebagainya," tambah Luhut.
"Kita salah satu negara yang banyak proses sampah di darat, mengurangi sampah masuk ke laut," ungkapnya.
Kemudian kata Luhut, Indonesia juga melakukan replanting mangrove hingga 600 ribu hektare sampai tahun depan, penurunan tingkat kebakaran hutan, hingga kepemilikan debit reservoir dan salin akuifer berkapasitas 400 giga ton untuk injeksi CO2.
"Kita bisa inject Co2 ke dalam itu, kita tahu semua itu sehingga akan kita dapatkan nanti produk-produk green," katanya.
Selain itu, Indonesia diketahui punya potensi energi bersih hingga 3.600 GW dari berbagai sumber, termasuk solar panel. "Kita juga punya program yang lagi difinalize itu pengembangan 62 GW renewable energy dari solar panel, hydro power, geothermal, dan sebagainya," tambah Luhut.
(akr)
Lihat Juga :