Rusia Desak Eropa Beli Gandum Ukraina Lalu Dikirim ke Afrika

Selasa, 26 September 2023 - 07:00 WIB
loading...
Rusia Desak Eropa Beli...
Rusia mendesak Komisi Eropa untuk membeli gandum Ukraina dan mengalihkan ke negara-negara Afrika. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mendesak Komisi Eropa untuk membeli gandum Ukraina dan mengalihkan ke negara-negara Afrika yang menghadapi kekurangan pangan. Sejumlah negara Uni Eropa memberlakukan larangan impor gandum dari Ukraina karena merusak harga dan daya saing di dalam negeri.

"Komisi Eropa membuang-buang puluhan miliar dolar untuk Ukraina, Komisi Eropa dapat membeli gandum yang ingin dijual oleh Ukraina dan negara-negara Uni Eropa tidak ingin membelinya karena alasan daya saing, dan mengirimkannya ke Afrika," kata Lavrov, dikutip TASS, Selasa (26/9/2023).

Baca Juga: Murka Soal Biji-bijian, Polandia Hentikan Pasokan Senjata ke Ukraina

Dia mengungkapkan biji-bijian Ukraina dipasok ke negara-negara Eropa dalam jumlah besar. Namun, banyak dari mereka tidak mau membeli karena memiliki petani sendiri dan tidak ingin bangkrut akibat persaingan. Lavrov menambahkan, 260.000 metrik ton pupuk Rusia telah terdampar di pelabuhan Uni Eropa sejak 2022.

"Tetapi kami siap memberikan pupuk ini ke negara-negara Afrika secara gratis. Dibutuhkan waktu enam bulan untuk mengirimkan batch pertama sebanyak 20.000 ton ke Malawi, dan tiga bulan berikutnya untuk mengirimkan 30.000 ton lagi ke Kenya. Kami juga punya 34.000 ton untuk Nigeria, tapi sejauh ini belum bisa mengirimkannya," ujar Lavrov.

Rusia menarik diri pada Juli lalu dari perjanjian inisiatif biji-bijian yang ditengahi oleh Turki dan PBB. Inisiatif tersebut memungkinkan Ukraina, yang merupakan eksportir biji-bijian utama global, untuk mengangkut biji-bijian dari pelabuhan-pelabuhannya di Laut Hitam.

Baca Juga: Tak Mampu Menghalau Rudal Rusia, Sistem Pertahanan Patriot di Ukraina Rusak

Invasi Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada tahun lalu sehingga menyebabkan ekspor biji-bijian dari kedua negara itu terganggu. Ukraina dan negara-negara Barat menuduh Rusia menyebabkan kelaparan di Afrika.

Pertengahan September, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Ankara bekerja sama dengan Moskow untuk memasok 1 juta ton biji-bijian Rusia ke negara-negara Afrika. Lebih banyak gandum harus dipasok ke negara-negara Afrika, ke negara-negara yang membutuhkan.

"Saya telah melakukan negosiasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan kami menetapkan tugas untuk memasok 1 juta ton gandum ke negara-negara miskin di Afrika," kata Erdogan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rekomendasi
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Berita Terkini
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved