China Siapkan Investasi Rp205.500 Triliun untuk Hapus Julukan Penyumbang Emisi Terbesar Dunia

Selasa, 03 Oktober 2023 - 07:51 WIB
loading...
China Siapkan Investasi...
China menyiapkan investasi besar-besaran untuk tekan emisi. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Investasi China di sektor ketenagalistrikan diperkirakan melebihi 100 triliun yuan atau USD13,7 triliun dari tahun 2020 hingga 2060. Nilai itu setara Rp205.500 triliun (kurs Rp15.000).

Baca juga: Saat Ekonomi China Tidak Sehat, Apa yang Terjadi pada Dunia?

Mengutip Xinhua, Reuters melaporkan, jangka waktu investasi ini sejalan dengan janji Presiden Xi Jinping kepada China untuk mencapai nol zero emisi pada tahun 2060. Para peneliti mengatakan tujuan tersebut, jika tercapai dapat mengurangi kemungkinan pemanasan global 0,2-0,3 Celcius di abad ini.

Di tahun 2020 Xi juga pernah berjanji untuk mencapai puncak emisi karbon China pada tahun 2030. Negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu menyumbang sekitar 30% emisi karbon dunia.

“Aktivitas energi adalah sumber utama emisi karbon dioksida di China,” tulis Reuters, dikutip Selasa (3/10/2023). Pernyataan itu bersumber dari State Grid dalam sebuah buku yang baru-baru ini diterbitkan.

State Gird mengungkap untuk mencapai tujuan karbon ganda, transformasi perpaduan pembangkit listrik Tiongkok ke sumber energi ramah lingkungan dan rendah karbon perlu dipercepat.

Pada tahun 2022, perusahaan-perusahaan listrik besar di China menginvestasikan total 1,25 triliun yuan. Investasi pembangkit listrik tenaga surya pada tahun 2022 melonjak 232,7% menjadi 286,6 miliar yuan.

China menargetkan memperoleh sekitar 33% listrik dari sumber energi terbarukan pada tahun 2025, naik dari 28,8% pada tahun 2020, menurut badan perencanaan negara China pada tahun lalu.

Dalam peringkat tahunan 40 pasar energi terbarukan teratas di seluruh dunia yang dilakukan oleh konsultan EY tahun ini, China berada di peringkat ke-3, setelah Amerika Serikat dan Jerman. Ke-40 negara tersebut diberi peringkat berdasarkan daya tarik investasi energi terbarukan dan peluang penerapannya.

Pada Juli, Partai Komunis China yang berkuasa mengatakan negara tersebut akan menggandakan reformasi sistem ketenagalistrikan seiring dengan peralihan fokus ke pengurangan emisi karbon.

Baca juga: Rusia Perintahkan Intelijen Habisi Pilot yang Membelot ke Ukraina

Namun masih terdapat sejumlah kendala, termasuk proteksionisme pemerintah provinsi dan kurangnya koordinasi antarprovinsi. Perjanjian perdagangan listrik yang bersifat tetap dan berjangka panjang juga membatasi fleksibilitas dalam sistem.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Rekomendasi
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Berita Terkini
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved