TikTok Shop Diblokir, Pemerintah Bakal Makin Ketat ke E-commerce

Kamis, 05 Oktober 2023 - 19:02 WIB
loading...
TikTok Shop Diblokir,...
Pemerintah akan semakin ketat ke e-commerce setelah TikTok Shop diblokir. FOTO/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah menerbitkan larangan platform social commerce melakukan transaksi perdagangan. Salah satu yang terdampak adalah TikTok Shop yang telah resmi berhenti beroperasi sejak 4 Oktober 2023 pada pukul 17.00 WIB.

Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan setelah mengatur lebih ketat social commerce akan memperketat dagang di e-commrce. Pihaknya ingin platform e-commerce tidak membunuh produk lokal dalam negeri yang menyebabkan daya beli turun drastis.

"Nah saya kira itu kenapa kita ingin atur platform, yaitu atur model bisnisnya," kata Teten usai menghadiri acara Indonesia Digital Meetup 2023 di Smesco Indonesia, Jakarta, Kamis (5/10/2023).

Baca Juga: China Larang Keras Predatory Pricing, Teten Sebut Praktik Bisnis Kotor

Langkah selanjutnya, menurut Teten adalah pemerintah akan mengatur pengetatan barang-barang impor yang dijual di loka pasar alias e-commerce. "Karena ini juga yang buat produsen-produsen dalam negeri nggak bisa bersaing," ujar Menteri Teten.

Selama ini, tambah Teten, para pelaku UMKM sudah mencoba beralih menggunakan platform online, namun karena diserbu produk impor murah, mereka tidak bisa bersaing.

Bahkan, dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Teten menyebut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan data ekspor dari China cukup besar tetapi data impornya sangat sedikit.

"Berarti ini ada lewat jalur ilegal. Itu yang mau kita benahi. Pak Presiden sudah ratas untuk benahi arus masuk, sebab gak mungkin bisa bersaing kalau barangnya dijual di bawah harga produksi," tuturnya.

Baca Juga: 5 Fakta Dilarangnya TikTok Shop sebagai Media Jual dan Transaksi

Di China sendiri menurut Teten ada aturan ketat yang menyatakan tidak boleh e-commerce menjual produk dari luar negeri di bawah harga pokok produksi dengan sanksi yang sangat keras. "Di kita bisa seenaknya aja jual baju dan tas Rp100, Rp2 ribu itu bukan bisnis yang sustain, itu lumpuhkan ekonomi nasional," tegasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Rekomendasi
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Pemerintah Bakal Hapus...
Pemerintah Bakal Hapus Pertalite dan Pertamax dari SPBU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved